Motor Berasap Saat Dinyalakan? Kenali Penyebab dan Solusinya
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Air India kembali berada dalam sorotan menjelang rilis laporan akhir investigasi kecelakaan pesawat AI-171 yang jatuh di Ahmedabad pada 12 Juni 2025 dan menewaskan 260 orang. Otoritas Investigasi Kecelakaan Pesawat India atau AAIB diperkirakan akan mengumumkan hasil penyelidikan tersebut dalam waktu kurang dari satu bulan.
Laporan itu dinilai sangat penting karena akan menentukan penyebab pasti kecelakaan sekaligus menjadi ujian kepercayaan publik terhadap keselamatan penerbangan Air India.
Di tengah penantian hasil investigasi, maskapai milik Tata Group tersebut justru menghadapi tekanan besar dari berbagai sisi.
Masalah yang muncul tidak hanya terkait keselamatan penerbangan, tetapi juga menyangkut krisis kepemimpinan, kerugian finansial, hingga gangguan operasional yang terus bertambah.
Data terbaru menunjukkan bahwa Air India menjadi perusahaan dengan kerugian terbesar di bawah grup bisnis Tata Group.
Laporan media lokal menyebut kerugian Air India pada tahun buku yang berakhir Maret 2026 mencapai sekitar US$2,4 miliar atau setara Rp39 triliun.
Besarnya kerugian tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas proses transformasi yang dijalankan Air India setelah resmi diprivatisasi pada 2022.
Situasi internal semakin rumit setelah CEO Campbell Wilson memutuskan mundur di tengah proses pemulihan perusahaan.
Kondisi itu dinilai memperlemah upaya restrukturisasi yang sedang dilakukan maskapai.
Mantan eksekutif Air India, Jitendra Bhargava, menyebut Tata Group sebelumnya dianggap meremehkan besarnya masalah warisan yang ditinggalkan pengelolaan lama.
“Air India membutuhkan visi yang jelas saat ini. Rencana lima tahun pascaprivatisasi belum berjalan mulus, terdapat kesenjangan besar antara perencanaan dan implementasi,” ujar Bhargava seperti dikutip Reuters.
Di sektor operasional, Air India juga masih menghadapi berbagai persoalan yang memicu kritik publik.
Salah satu insiden yang sempat menjadi perhatian terjadi pada penerbangan Delhi–Vancouver yang harus kembali ke Delhi setelah hampir delapan jam mengudara karena tidak memiliki izin melintasi wilayah udara Kanada.
Regulator penerbangan India sebelumnya juga menemukan 51 pelanggaran keselamatan dalam audit tahunan maskapai, termasuk tujuh pelanggaran kategori berat.
Temuan tersebut membuat kekhawatiran publik terhadap standar keselamatan Air India kembali meningkat, terutama bagi penumpang internasional yang rutin menggunakan layanan penerbangan jarak jauh.
Selain masalah keselamatan, modernisasi armada juga berjalan lambat akibat keterlambatan pengiriman pesawat baru karena gangguan rantai pasok global.
Akibatnya, beberapa rute internasional harus dikurangi, termasuk Delhi–Washington dan Mumbai–San Francisco.
Pengurangan rute tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan yang tengah berupaya bangkit.
Laporan akhir investigasi kecelakaan AI-171 nanti diperkirakan menjadi titik penting bagi masa depan Air India sekaligus menentukan langkah berikutnya dari Tata Group dalam menyelamatkan maskapai nasional India tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Studi terbaru mengungkap mahasiswa yang kecanduan judi online memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga munculnya keinginan bunuh diri.
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari Pemkab Kuansing ke Kementerian Kehutanan dan proses pengembaliannya dalam kasus Kuansing.
Jadwal bola malam ini Sabtu 15 Agustus 2026 hingga Minggu dini hari menghadirkan Persib vs Sabah, Singapura vs Thailand, dan Manchester United vs AC Milan.
Sepanjang 2026, dunia telah diguncang 11 gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 atau lebih. Indonesia tercatat mengalami tiga gempa besar, termasuk gempa M7,7 di Fl
Putri Andriani Juficha, Miss Earth Indonesia 2025, meninggal dunia di usia 26 tahun. Berikut profil, pendidikan, dan prestasinya.