Selat Hormuz Memanas, Kapal Jepang Lolos Tanpa Bayar ke Iran!
Kapal Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah konflik Iran tanpa bayar tol. Namun 39 kapal masih berada di kawasan rawan.
Foto ilustrasi investasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Konsultan dan perencana keuangan Elvi Diana meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan serta edukasi publik guna mencegah maraknya praktik investasi ilegal yang merugikan masyarakat. Langkah preventif dinilai penting karena investasi bodong kerap memanfaatkan popularitas figur publik untuk membangun kepercayaan calon investor.
Menurut Elvi, pengawasan aktif dan sistematis perlu dilakukan agar aktivitas investasi yang beredar di masyarakat tidak memperoleh legitimasi dari tokoh tertentu, termasuk pejabat maupun publik figur yang memiliki pengaruh besar terhadap persepsi masyarakat.
Figur Publik Dinilai Pengaruhi Kepercayaan Investor
Elvi menilai sebagian masyarakat masih mudah percaya terhadap suatu produk investasi ketika dipromosikan tokoh terkenal tanpa melakukan pengecekan legalitas lebih lanjut. Kondisi tersebut dinilai menjadi celah yang sering dimanfaatkan pelaku investasi ilegal.
Karena itu, ia meminta OJK tidak hanya mengandalkan imbauan umum kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat proses screening terhadap aktivitas investasi mencurigakan yang berkembang di ruang publik maupun platform digital.
“OJK tidak cukup hanya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. OJK harus aktif melakukan screening terhadap aktivitas investasi yang mencurigakan,” kata Elvi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Pengawasan Preventif Dinilai Penting
Elvi menegaskan pengawasan preventif menjadi langkah utama untuk menekan potensi kerugian masyarakat sejak dini. Deteksi awal terhadap investasi yang tidak sesuai ketentuan juga dinilai perlu dilakukan secara berkala agar perlindungan konsumen semakin optimal.
“Fungsi pengawasan harus dijalankan secara aktif dan sistematis,” tambahnya.
Ia juga mendorong penguatan koordinasi antara OJK, aparat penegak hukum, lembaga intelijen keuangan, hingga platform digital untuk mendeteksi pola promosi investasi ilegal yang memanfaatkan nama besar tokoh tertentu.
Literasi Keuangan Jadi Benteng Utama
Selain memperkuat pengawasan, Elvi menilai edukasi dan literasi keuangan masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam mencegah kasus investasi ilegal. Masyarakat didorong lebih teliti memeriksa legalitas produk keuangan sebelum berinvestasi.
Publik juga diminta memahami risiko investasi serta tidak mudah tergiur janji keuntungan besar dalam waktu singkat yang kerap digunakan pelaku investasi bodong untuk menarik korban.
Menurut Elvi, peningkatan literasi keuangan dapat menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam praktik investasi ilegal yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapal Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah konflik Iran tanpa bayar tol. Namun 39 kapal masih berada di kawasan rawan.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.