Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp57.650 per Kg, Telur Rp32.500
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Ilustrasi rupiah. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan performa lesu pada penutupan perdagangan sore ini. Mata uang garuda dilaporkan merosot sebesar 13 poin atau setara 0,08 persen, sehingga posisinya kini parkir di level Rp17.667 per dolar AS dari catatan sebelumnya yang berada di angka Rp17.654 per dolar AS.
Melemahnya otot rupiah ini dinilai berjalan beriringan dengan sentimen negatif global. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memaparkan bahwa amblasnya nilai tukar domestik dipicu oleh rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) edisi April 2026 yang mengindikasikan adanya sinyal kuat pengetatan moneter lanjutan.
Dalam risalah tersebut, mayoritas pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), secara terang-terangan memberikan peringatan terkait adanya potensi untuk kembali mengerek naik suku bunga acuan mereka. Langkah agresif itu membayangi pasar keuangan internasional, mengingat pada rapat April lalu FOMC sebenarnya telah sepakat untuk mempertahankan suku bunga acuan dana federal di kisaran stabil 3,5 hingga 3,75 persen.
“Mayoritas pejabat Federal Reserve (Fed) memperingatkan bahwa bank sentral kemungkinan perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi terus berada di atas target 2 persen mereka,” urai Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Selain sentimen pengetatan suku bunga, tekanan berat terhadap inflasi global kali ini diperparah oleh berkecamuknya perang terbuka antara AS melawan Iran. Hubungan geopolitik di Timur Tengah semakin karut-marut seusai Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa fase pertempuran dengan Iran telah memasuki tahap akhir.
Kendati demikian, Trump juga melayangkan ancaman bahwa ketidakmampuan kedua belah pihak dalam mencapai kesepakatan damai justru akan memicu eskalasi aksi militer yang jauh lebih masif dari tentara AS. Pernyataan panas ini seketika membatasi ruang optimisme para pelaku pasar modal secara luas.
Dampak nyata dari konflik bersenjata ini langsung menghantam sektor energi global. Jalur perdagangan maritim strategis di Selat Hormuz sejauh ini dilaporkan masih tertutup rapat, kondisi yang memaksa harga minyak mentah dunia tetap bertengger di level tinggi meskipun sempat mengalami penurunan tajam pada awal pekan ini.
Pemerintah Iran sendiri telah mengeluarkan peringatan keras apabila militer AS nekat melancarkan serangan susulan. Teheran bahkan resmi mengumumkan langkah-langkah taktis untuk memperkuat kendali mutlak mereka atas jalur air paling vital di dunia tersebut.
“Pada hari Rabu (20/5/2026), Iran mengumumkan ‘Otoritas Selat Teluk Persia’ yang baru, dengan mengatakan akan ada ‘zona maritim terkontrol’ di Selat Hormuz,” ungkap Ibrahim.
Langkah sepihak ini jelas menjadi pukulan telak bagi ketahanan energi dunia. Sebab, sebelum perang meletus, Selat Hormuz merupakan urat nadi utama yang mengangkut pengiriman minyak mentah dunia serta gas alam cair (LNG) dengan volume setara 20 persen dari total konsumsi global.
Di tengah gempuran sentimen negatif tersebut, pergerakan berbeda justru ditunjukkan oleh Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Berdasarkan data referensi bank sentral, kurs JISDOR pada perdagangan hari ini tercatat sedikit merangkak menguat ke level Rp17.673 per dolar AS dari posisi hari sebelumnya yang berada di angka Rp17.685 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.
Laki Code 2026 menyajikan berbagai kompetisi menarik bagi para peserta, di antaranya Vario Modification Contest, E-SportCompetition, Band Competition
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.