Harga Emas di Pegadaian Akhir Pekan Ini Kompak Merosot
Simak rincian harga emas di Pegadaian terbaru hari ini. Nilai jual emas Antam, Galeri 24, dan UBS kompak turun, cek peluang investasi emas Anda.
Foto ilustrasi lahan pertanian diguyur hujan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Sektor pertanian masih menjadi salah satu fondasi utama perekonomian global sekaligus sumber penghidupan bagi ratusan juta orang di berbagai negara. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dunia, sejumlah negara berhasil mempertahankan posisinya sebagai produsen komoditas pertanian terbesar berkat dukungan teknologi, ketersediaan lahan, serta kebijakan yang mendorong produktivitas.
Berdasarkan data yang dirangkum Stars Insider dan Agrolearner, China menempati posisi sebagai produsen pertanian terbesar di dunia. Negara tersebut menghasilkan berbagai komoditas utama seperti padi, gandum, jagung, kedelai, kapas, hingga kentang.
Transformasi pertanian berbasis teknologi dan keberlanjutan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong dominasi China. Sektor pertanian di negara itu juga berkontribusi sekitar 8% terhadap produk domestik bruto (PDB) serta menyerap lebih dari 300 juta tenaga kerja.
Di posisi kedua terdapat Amerika Serikat yang dikenal sebagai pelopor teknologi pertanian modern sekaligus produsen jagung terbesar dunia. Pada 2023, sektor pertanian, pangan, dan industri terkait di negara tersebut berkontribusi sekitar 5,5% terhadap PDB atau setara US$1,537 triliun.
Brasil berada di urutan ketiga dengan kekuatan utama pada produksi kedelai, kopi, jagung, jeruk, dan daging sapi. Sekitar 41% wilayah negara tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, menjadikannya salah satu kekuatan agribisnis terbesar di dunia.
India menempati posisi keempat. Negara dengan populasi terbesar di dunia itu menjadi produsen utama padi, gandum, kapas, tebu, rempah-rempah, dan berbagai buah tropis. Sektor pertanian juga menjadi penopang penting perekonomian karena menyerap sekitar 45,5% tenaga kerja nasional.
Di posisi kelima terdapat Rusia yang memiliki lebih dari 23 juta hektare lahan budidaya. Komoditas utama negara tersebut meliputi gandum, jelai, oat, dan jagung. Pertanian menyumbang sekitar 6% terhadap PDB Rusia dan mempekerjakan sekitar 16% penduduknya.
Sementara itu, Prancis dan Meksiko berada di posisi keenam dan ketujuh. Prancis dikenal sebagai salah satu pusat produksi pangan terbesar di Eropa dengan lebih dari 700.000 unit usaha pertanian. Adapun Meksiko unggul dalam produksi gandum, tebu, jagung, cabai, alpukat, dan kedelai.
Tiga posisi terakhir dalam daftar 10 besar ditempati Jepang, Jerman, dan Turki. Jepang berhasil mengembangkan pertanian berteknologi tinggi meski memiliki keterbatasan lahan. Jerman menjadi salah satu produsen utama pertanian di Uni Eropa dengan fokus pada praktik berkelanjutan, sedangkan Turki memiliki keunggulan iklim yang mendukung produksi pangan untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.
Berikut daftar 10 produsen pertanian terbesar di dunia:
1. China
2. Amerika Serikat
3. Brasil
4. India
5. Rusia
6. Prancis
7. Meksiko
8. Jepang
9. Jerman
10. Turki
Indonesia sendiri belum masuk dalam daftar 10 produsen pertanian terbesar dunia berdasarkan volume produksi komoditas. Meski demikian, sektor pertanian tetap memegang peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama sebagai penopang ketahanan pangan dan sumber mata pencaharian masyarakat pedesaan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi beras nasional sepanjang 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton atau meningkat 13,36% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara produksi padi diperkirakan mencapai 60,25 juta ton gabah kering giling (GKG).
Peningkatan produksi tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki Indonesia untuk terus memperkuat sektor pertanian. Tantangan ke depan adalah meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi, penguatan infrastruktur pertanian, pengembangan varietas unggul, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor agraris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak rincian harga emas di Pegadaian terbaru hari ini. Nilai jual emas Antam, Galeri 24, dan UBS kompak turun, cek peluang investasi emas Anda.
BKPPD Gunungkidul memastikan surat mutasi guru yang beredar di Rongkop merupakan hoaks dan diduga menjadi modus penipuan. ASN diminta lebih waspada.
Ketahui cara mengecek apakah KTP digunakan untuk pinjol ilegal melalui SLIK OJK, tanda-tanda penyalahgunaan identitas, dan langkah penanganannya.
Argentina kembali memimpin ranking FIFA terbaru menjelang Piala Dunia 2026. Indonesia naik empat peringkat ke posisi 118 dunia setelah mengalahkan Oman.
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Lima smartphone baru diperkirakan meramaikan Juni 2026. Mulai dari Xiaomi 17T, OnePlus 15s, hingga iQoo Z11 dengan baterai jumbo 9.020 mAh.