Veda Ega Lolos Q2 Moto3 Ceko 2026 Usai Diskualifikasi Rival
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 Ceko 2026 usai rival didiskualifikasi. Ini hasil lengkap sesi practice di Brno.
Motor listrik ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memengaruhi perilaku konsumen di sektor otomotif. Sejumlah masyarakat kini mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih hemat, seiring meningkatnya biaya operasional kendaraan berbahan bakar bensin.
Perubahan tren tersebut tercermin dari lonjakan penjualan motor listrik yang dialami PT Indomobil eMotor Internasional. Perusahaan mencatat pertumbuhan penjualan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, bersamaan dengan meningkatnya minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, mengatakan penjualan motor listrik mengalami peningkatan sekitar tiga hingga empat kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan angka penjualan secara rinci.
“Apalagi setelah kemarin ada kenaikan harga BBM, itu kita lihat penjualan kita naik sekitar 3-4 kali lipat,” kata Pius usai peluncuran motor listrik terbaru Tyranno X di Jakarta Fair, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu.
Menurut Pius, kenaikan penjualan motor listrik tidak hanya terlihat dari transaksi pembelian baru, tetapi juga dari meningkatnya aktivitas tukar tambah kendaraan konvensional. Banyak konsumen disebut mulai menukarkan sepeda motor berbahan bakar bensin dengan motor listrik.
Fenomena tersebut, lanjut dia, bahkan mulai dirasakan oleh pelaku usaha kendaraan bekas. Berdasarkan informasi yang diterima perusahaan dari sejumlah showroom, pasokan motor bekas saat ini meningkat karena banyak pemilik kendaraan yang memilih beralih ke motor listrik.
“Bahkan kita sedang mengantisipasi informasi dari teman-teman showroom motor bekas, bahwa sekarang motor-motor bekas ini agak banjir di showroom karena banyak sekali yang coba untuk tukar tambah ke motor listrik,” imbuhnya.
Pius menilai, kenaikan harga BBM menjadi salah satu pemicu utama masyarakat mulai menghitung kembali biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang. Dalam situasi tersebut, motor listrik dinilai menawarkan efisiensi biaya operasional yang lebih kompetitif dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.
Selain faktor ekonomi, kesadaran masyarakat terhadap manfaat kendaraan listrik juga terus menunjukkan perkembangan. Semakin banyak konsumen yang mulai melihat motor listrik sebagai solusi mobilitas yang praktis dan lebih efisien untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, potensi pertumbuhan pasar motor listrik nasional masih terbuka lebar. Edukasi yang semakin masif mengenai keuntungan penggunaan kendaraan listrik diperkirakan akan mendorong semakin banyak masyarakat beralih dari motor konvensional ke motor listrik.
“Karena masyarakat belum banyak yang aware mengenai motor listrik. Karena begitu semuanya sudah aware motor listrik ini solusi. Jadi semua motor bensin tuh kebanyakan akan ditukar tambah dan permintaannya untuk motor listrik, motor bensin akan berkurang,” ujarnya.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, PT Indomobil eMotor Internasional menyatakan terus memantau perkembangan pasar nasional. Perusahaan menilai peluang pertumbuhan motor listrik di Indonesia masih sangat besar, terutama di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mempertimbangkan efisiensi biaya transportasi dan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 Ceko 2026 usai rival didiskualifikasi. Ini hasil lengkap sesi practice di Brno.
PBNU siapkan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, bahas isu keagamaan, organisasi, hingga persiapan muktamar.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.
Warga Gedongtengen Jogja didorong mengolah limbah buah jadi eco enzim, pakan ikan, dan produk kesehatan berbasis fermentasi.
Indomobil eMotor luncurkan Tyranno X di Jakarta Fair 2026, motor listrik 160 km, harga Rp32,8 juta.
Kemenpar dorong BBWI 3B untuk sebar wisata Bali Utara–Banyuwangi, target 1,2 miliar perjalanan wisata 2026.