Angka PHK Nasional Januari 2026 Turun Drastis Menjadi 359 Orang
Kemenaker catat penurunan drastis angka PHK Januari 2026 menjadi 359 orang, turun jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Banten.
Foto ilustrasi beras. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Perum Bulog menggandeng Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Seluruh Indonesia (Perpadi) untuk mempercepat pengolahan 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menjadi beras premium bermerek Beraskita. Kolaborasi tersebut ditempuh karena kapasitas penggilingan milik Bulog dinilai belum memadai untuk menyelesaikan target pengolahan dalam waktu efektif sekitar empat bulan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kerja sama dengan Perpadi merupakan bagian dari strategi percepatan pengolahan stok beras pemerintah menjadi beras komersial sesuai arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman.
"Kami dari Bulog sengaja mengundang Perpadi untuk hadir rapat koordinasi terkait dengan penugasan Bulog ke depan, yaitu pengolahan cadangan beras pemerintah sejumlah 2 juta ton untuk dijadikan beras komersial," kata Rizal dalam konferensi pers di Kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Bulog Gandeng Penggilingan Swasta
Rizal menjelaskan Bulog belum memiliki kapasitas penggilingan yang cukup untuk mengolah seluruh cadangan beras tersebut secara mandiri. Oleh karena itu, Perpadi dilibatkan sebagai mitra strategis agar target pengolahan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Menurutnya, seluruh perwakilan Perpadi dari berbagai daerah telah menyatakan kesiapan mendukung program tersebut.
Sebanyak 2 juta ton CBP nantinya akan diproses ulang melalui skema rice to rice hingga menjadi beras premium yang siap dipasarkan kepada masyarakat.
"Bulog punya kesanggupan kan penggilingannya terbatas, sedangkan waktu yang diberikan untuk mengolah cadangan beras pemerintah menjadi 2 juta ton beras komersial itu tinggal sekitar empat bulan lagi efektifnya. Oleh karena itu kami harus dibantu oleh teman-teman pihak swasta," ujarnya.
Beraskita Jadi Merek Baru Beras Premium
Rizal mengatakan kerja sama Bulog dan Perpadi sebenarnya telah berlangsung sejak 2025 ketika Bulog menyerap sekitar 3 juta ton gabah. Kolaborasi itu berlanjut pada 2026 seiring target penyerapan gabah yang meningkat menjadi 4 juta ton.
Beras premium hasil pengolahan tersebut akan dipasarkan menggunakan merek Beraskita, sedangkan produk beras premium Bulog yang selama ini beredar tetap dipasarkan seperti biasa.
"Tidak ada berubah. Cuma kan Beraskita ini tujuannya untuk lebih memfamiliarkan, lebih mudah dicerna oleh masyarakat. Berasnya pemerintah, berasnya rakyat, maksudnya seperti itu. Kan ada Minyakita, ada Gula Maniskita, beras juga ada Beraskita supaya lebih mudah diterima oleh rakyat," jelasnya.
Peluncuran resmi Beraskita masih menunggu hasil rapat koordinasi terbatas (Rakortas) yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ini.
Selain menggandeng Perpadi, Bulog juga akan melibatkan penggilingan padi swasta lain yang memenuhi standar kualitas. Mekanisme pengolahan hingga distribusi Beraskita akan dibahas lebih lanjut dalam rapat teknis sebelum program dijalankan.
Perpadi Siap Dukung Program Pemerintah
Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pengolahan 2 juta ton beras premium tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Kami mendapat kehormatan yang luar biasa diajak oleh Bulog bagaimana kita melakukan salah satunya kegiatan dalam rangka pengadaan beras atau prosesing beras premium yang akan datang sebanyak 2 juta [ton]," ujar Sutarto.
Ia menambahkan Perpadi akan terus memperkuat kolaborasi dengan Bulog untuk menyukseskan program pemerintah di sektor pangan.
"Pengusaha juga diperlukan untuk membangun bangsa ini dan kami sepenuhnya mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk menuju kepada kemandirian pangan, kedaulatan pangan, yang tentunya kami memiliki bagian yang cukup besar dalam khususnya perberasan ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kemenaker catat penurunan drastis angka PHK Januari 2026 menjadi 359 orang, turun jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Banten.
DIY dan Melbourne Symphony Orchestra merayakan 10 tahun kolaborasi lewat rangkaian seni yang berpuncak pada konser 16 Juli 2026.
DPW PKB DIY menyalurkan paket sembako kepada warga di Semanu dan Pacarejo, Gunungkidul.
Bansos PKH dan BPNT Triwulan III mulai disalurkan 20 Juli 2026 setelah pemutakhiran data penerima selesai dilakukan Kemensos.
Pameran Art in Focus di Sleman menampilkan sekitar 120 karya dari 70 seniman lintas negara melalui medium kartu pos hingga 31 Agustus 2026.
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.