IHSG Tembus 6.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Naik Rp717 Triliun
IHSG tembus 6.000 setelah melonjak 7,38% dalam sepekan. Kapitalisasi pasar BEI naik menjadi Rp10.524 triliun meski asing masih net sell.
Ilustrasi Yen Jepang/magnific
Harianjogja.com, JAKARTA— Amerika Serikat dan Jepang melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk meredam pelemahan yen yang sempat mencapai level terendah dalam 40 tahun. Langkah tersebut menjadi aksi koordinasi pertama kedua negara sejak 2011 dan dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak gejolak pasar keuangan Jepang terhadap perekonomian global.
Intervensi yang berlangsung pekan lalu menandai kembali kerja sama Washington dan Tokyo setelah terakhir kali kedua negara berkoordinasi untuk melemahkan yen pascagempa bumi dan tsunami besar yang melanda Jepang pada 2011.
Mengutip BBC, Senin (3/8/2026), Kementerian Keuangan Jepang dan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menegaskan kedua negara tidak akan ragu melakukan intervensi bersama lagi apabila kondisi pasar mengharuskannya.
Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah pelemahan yen semakin dalam sekaligus menghindari meluasnya tekanan di pasar obligasi pemerintah Jepang yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasar keuangan global, termasuk mendorong kenaikan biaya pinjaman pemerintah Amerika Serikat.
Kepala Ekonom Jepang Oxford Economics, Shigeto Nagai, menilai keterlibatan Amerika Serikat dalam intervensi tersebut didorong oleh pertimbangan kepentingan nasional.
"Amerika Serikat setuju berpartisipasi dalam intervensi terkoordinasi karena memberikan prospek manfaat yang signifikan dengan biaya yang relatif rendah," ujarnya seperti dikutip BBC.
Menurut Nagai, aksi serupa diperkirakan masih akan dilakukan secara berkala dalam beberapa waktu mendatang.
Ia menilai efektivitas intervensi tidak semata ditentukan oleh besarnya dana yang digelontorkan, tetapi juga oleh terciptanya kewaspadaan di kalangan pelaku pasar sehingga dapat menekan aksi spekulatif terhadap yen.
Perbedaan Suku Bunga Jadi Pemicu Pelemahan Yen
Pelemahan mata uang Jepang selama ini dipengaruhi oleh selisih suku bunga yang cukup lebar antara Jepang dan sejumlah negara maju, terutama Amerika Serikat.
Kondisi tersebut membuat aset berdenominasi yen menjadi kurang menarik bagi investor global.
Bank of Japan terakhir menaikkan suku bunga pada Juni menjadi 1%, yang merupakan level tertinggi sejak September 1995.
Sebaliknya, suku bunga acuan Federal Reserve masih berada pada kisaran 3,50% hingga 3,75%.
Selain faktor kebijakan moneter, Jepang juga menghadapi tantangan struktural berupa penurunan jumlah penduduk usia produktif, rendahnya produktivitas, serta tingginya ketergantungan terhadap impor energi yang dibayar menggunakan dolar Amerika Serikat.
Trump Dukung Permintaan Jepang
Kementerian Keuangan Jepang menyatakan intervensi bersama Departemen Keuangan Amerika Serikat yang dilakukan pada Jumat bertujuan mengatasi volatilitas berlebihan dan pergerakan yen yang dinilai tidak teratur dalam beberapa bulan terakhir.
Scott Bessent mengatakan aksi tersebut berhasil membantu meredam gejolak nilai tukar yen.
"Kami sangat mendukung langkah tegas Jepang di pasar dan kebijakan moneternya untuk mengoreksi pelemahan nilai tukar yen yang sangat dalam," tulisnya melalui media sosial.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan pemerintahannya mendukung permintaan Jepang untuk membantu memperkuat mata uangnya.
"Yen mereka melemah dan menginginkan sedikit bantuan. Kami selalu ada untuk Jepang," ungkap Trump.
Setelah pernyataan Donald Trump, nilai tukar dolar sempat turun 0,2% menjadi 157,07 yen, jauh di bawah posisi tertinggi dalam 40 tahun yang sempat mencapai 164 yen pada bulan lalu.
Namun, dolar kembali menguat ke 157,70 yen setelah Kementerian Keuangan Jepang merilis pernyataan resminya.
Data Bank of Japan juga mengindikasikan Tokyo kemungkinan telah menjual hampir US$59 miliar untuk membeli yen dalam intervensi yang dilakukan di pasar New York pada Kamis, sebelum intervensi bersama dengan Amerika Serikat dikonfirmasi sehari kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
BPS mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,14% pada Juli 2026. Inflasi tahunan tercatat 2,88% dan inflasi tahun kalender mencapai 1,65%.
Gunung Semeru mengalami lima kali erupsi pada Senin pagi dengan tinggi letusan hingga 700 meter. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Donald Trump menyebut perundingan AS dan Iran dimulai Senin. Pembahasan mencakup Selat Hormuz dan program nuklir Teheran.