IHSG Tertekan Jelang RDG BI, Cermati Saham BIPI hingga SMRA
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Foto ilustrasi perdagangan saham. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (5/8/2026). Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada rilis produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal II/2026 yang diperkirakan menjadi sentimen utama bagi pasar saham domestik.
Selain data pertumbuhan ekonomi, musim laporan keuangan semester I/2026 yang masih berlangsung serta membaiknya sentimen global turut menjadi faktor yang menopang optimisme investor.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan pasar menantikan rilis PDB Indonesia kuartal II/2026 yang diperkirakan tumbuh 5,3% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Di saat yang sama, pelaku pasar juga masih mencermati laporan kinerja emiten semester I/2026 yang sejauh ini dinilai menunjukkan hasil positif, terutama pada sektor perbankan dan komoditas.
"IHSG masih ditopang optimisme terhadap earning season semester I/2026 yang menunjukkan kinerja solid, khususnya sektor perbankan dan komoditas," tulis Reza dalam risetnya, Rabu (5/8/2026).
Menurut Reza, sentimen eksternal ikut membaik setelah adanya perkembangan positif dalam perundingan Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait jalur pelayaran Selat Hormuz, sehingga meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik.
Di dalam negeri, rencana pemerintah menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sektor perbankan juga dinilai berpotensi menjadi katalis positif.
Langkah tersebut diperkirakan dapat menjaga likuiditas perbankan, mendorong penyaluran kredit, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
Optimisme investor turut diperkuat oleh penguatan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average naik 1,71% ke level 54.085,88, S&P 500 menguat 1,79% menjadi 7.736,52, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 2,59% ke posisi 26.584,99.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,37% ke level 6.319.
Secara teknikal, Reza menilai tren bullish masih terjaga selama indeks mampu bertahan di atas area support. Namun, investor tetap diminta mewaspadai potensi profit taking karena IHSG telah memasuki area supply.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support pada level 6.270-6.200 dan resistance di kisaran 6.400-6.420. Meski demikian, potensi profit taking tetap perlu diwaspadai karena indeks telah memasuki area supply 6.320-6.400," ujarnya.
Rekomendasi Saham Hari Ini
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati pada perdagangan Rabu (5/8/2026).
PT Timah Tbk. (TINS) — Buy
Harga penutupan: Rp3.820
Target harga: Rp3.890–Rp4.020
Stop loss: di bawah Rp3.580
Strategi: Swing trade
PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) — Buy
Harga penutupan: Rp580
Target harga: Rp605–Rp640
Stop loss: di bawah Rp520
Strategi: Swing trade
PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) — Buy
Harga penutupan: Rp1.370
Target harga: Rp1.400–Rp1.440
Stop loss: di bawah Rp1.300
Strategi: Day trade
PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) — Sell
Harga penutupan: Rp130
Target harga: Rp125
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Profil Ariyo Windutomo, jenderal TNI yang ditunjuk Prabowo menggantikan Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Perda pajak dan retribusi DIY direvisi untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. DPRD berharap perubahan aturan tidak menaikkan tarif.
SBY menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi politik Indonesia dan meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.
WAFF 2026 di Oman dikabarkan mengundang Thailand dan Rusia. Timnas Indonesia tidak masuk daftar peserta karena turnamen tak masuk agenda FIFA.
Prabowo meminta Kapolri mengusut dugaan penyadapan terhadap Kepala Negara dan pejabat negara secara objektif serta transparan.