Sering Main HP Saat Hamil, Benarkah Bisa Pengaruhi Jantung Janin? Ini Kata Studi
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.
Foto ilustrasi BBM. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026. Kebijakan ini memberikan angin segar bagi masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan BBM berkualitas tinggi untuk aktivitas sehari-hari.
Penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada ketentuan pemerintah serta mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Tiga produk BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga, yakni Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan. Harga Dexlite dan Pertamina Dex juga tetap.
Penurunan terbesar terjadi pada Pertamax Turbo yang turun Rp1.000 per liter. Sebelumnya dijual Rp19.300 per liter, kini harganya menjadi Rp18.300 per liter.
Sementara itu, Pertamax turun Rp300 per liter dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Adapun Pertamax Green mengalami penurunan Rp400 per liter dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
Berikut rincian harga terbaru BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026:
Dengan penyesuaian tersebut, pengguna kendaraan yang rutin menggunakan Pertamax maupun Pertamax Turbo berpotensi menghemat pengeluaran untuk kebutuhan bahan bakar. Penurunan harga juga diharapkan dapat membantu menjaga aktivitas mobilitas masyarakat dan sektor usaha yang bergantung pada transportasi.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perubahan harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan mempertimbangkan sejumlah faktor ekonomi global maupun domestik.
“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” kata Kitty dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut Pertamina, kebijakan harga BBM nonsubsidi dievaluasi secara berkala mengikuti tren harga energi global. Karena itu, harga dapat berubah sesuai perkembangan pasar internasional dan kondisi ekonomi nasional.
Meski beberapa produk nonsubsidi mengalami penurunan harga, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter sehingga masyarakat yang menggunakan BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan biaya pengisian bahan bakar.
Turunnya harga Pertamax dan Pertamax Turbo pada Agustus 2026 menjadi kabar positif bagi konsumen, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada berbagai aktivitas ekonomi maupun perjalanan jarak jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).