Kemiskinan Indonesia Ditarget Turun Jadi 6,5 Persen pada 202

Newswire
Newswire Selasa, 01 September 2026 18:37 WIB
Kemiskinan Indonesia Ditarget Turun Jadi 6,5 Persen pada 202

Menteri Keuangan Purbaya. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan nasional turun hingga 6–6,5 persen pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari sasaran pembangunan pemerintah yang dibarengi dengan ambisi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 6 persen.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan percepatan penurunan kemiskinan akan ditopang oleh stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal yang efektif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat diharapkan dapat memberikan dampak lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang solid yang didukung oleh kebijakan fiskal yang efektif menjadi faktor pendorong percepatan penurunan kemiskinan," kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Purbaya optimistis strategi tersebut mampu mendorong perbaikan berbagai indikator sosial dan ekonomi pada 2027. Pemerintah tidak hanya menargetkan penurunan angka kemiskinan, tetapi juga berupaya memperbaiki kondisi ketenagakerjaan dan pemerataan pendapatan.

Untuk tingkat pengangguran terbuka, pemerintah menetapkan target berada di kisaran 4,30–4,87 persen pada 2027. Sementara itu, rasio gini ditargetkan berada pada rentang 0,362–0,367.

Pemerintah juga menetapkan target Indeks Modal Manusia sebesar 0,575 sebagai salah satu indikator pembangunan. Indikator tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus produktivitas masyarakat.

Target Ekonomi 2027

Selain indikator sosial, pemerintah telah menetapkan sejumlah asumsi ekonomi makro dalam penyusunan RAPBN 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6 persen, sedangkan inflasi dijaga pada level 2,5 persen.

Untuk tingkat bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun, pemerintah memperkirakan berada di angka 6,9 persen. Sementara itu, nilai tukar rupiah diasumsikan berada pada level Rp17.500 per dolar AS.

Pemerintah juga menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 75 dolar AS per barel.

Dari sektor energi, target lifting minyak bumi ditetapkan mencapai 612.500 barel per hari. Adapun lifting gas ditargetkan mencapai 954.000 barel setara minyak per hari.

RAPBN 2027

Dalam RAPBN 2027, pendapatan negara direncanakan mencapai Rp3.496 triliun. Sementara itu, belanja negara diproyeksikan sebesar Rp4.097,29 triliun.

Dengan postur tersebut, pemerintah menjaga defisit anggaran pada level 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Kebijakan fiskal tersebut diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan berbagai program pembangunan yang berdampak terhadap masyarakat.

Kemiskinan dan Pengangguran Turun pada 2025

Target penurunan kemiskinan pada 2027 tersebut melanjutkan tren perbaikan sejumlah indikator sosial pada 2025.

Data yang disampaikan pemerintah menunjukkan tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 berada di angka 4,85 persen, turun dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 4,91 persen.

Sementara itu, tingkat kemiskinan nasional juga mengalami penurunan. Pada September 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 8,25 persen, lebih rendah dibandingkan September 2024 yang berada di level 8,57 persen.

Dengan capaian tersebut, pemerintah kini membidik penurunan yang lebih signifikan pada 2027. Pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, efektivitas belanja negara, serta kebijakan fiskal menjadi sejumlah faktor yang diharapkan mampu menopang pencapaian target tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online