Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Jadi Rp2,605 Juta per Gram

Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana Kamis, 24 September 2026 10:27 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Jadi Rp2,605 Juta per Gram

Produk emas Antam. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA— Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Setelah sempat bergerak menguat, harga emas Antam hari ini turun Rp25.000 per gram.

Mengacu pada pembaruan data di laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas batangan ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.605.000. Adapun emas dengan ukuran paling kecil, yakni 0,5 gram, dibanderol Rp1.352.500.

Penurunan juga terjadi pada harga jual kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback emas pada Kamis sebesar Rp2.435.000 per gram, turun Rp30.000 dibandingkan transaksi sehari sebelumnya.

Daftar Harga Emas Antam 24 September 2026

Perubahan harga emas Antam berlaku pada sejumlah ukuran emas batangan. Berikut daftar lengkap harga pada Kamis (24/9/2026):

0,5 gram: Rp1.352.500
1 gram: Rp2.605.000
5 gram: Rp12.800.000
10 gram: Rp25.545.000
25 gram: Rp63.737.000
50 gram: Rp127.395.000
100 gram: Rp254.712.000
500 gram: Rp1.272.820.000
1.000 gram: Rp2.545.600.000

Ketentuan Pajak Buyback Emas Antam

Selain memperhatikan harga jual, pemilik emas yang hendak melakukan buyback juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP.

Sementara bagi pemilik emas yang tidak memiliki NPWP, tarif PPh 22 yang dikenakan sebesar 3%. Nilai pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.

Koreksi Harga dan Investasi Emas

Fluktuasi harga emas seperti koreksi yang terjadi pada perdagangan Kamis dapat menjadi perhatian investor dalam menentukan waktu pembelian. Emas sebagai salah satu instrumen safe haven dinilai menawarkan perlindungan nilai kekayaan dari dampak inflasi serta ketidakpastian kondisi ekonomi global.

Emas batangan juga memiliki likuiditas yang tinggi karena dapat dicairkan kembali menjadi dana. Selain itu, tingkat risikonya relatif rendah dibandingkan sejumlah instrumen investasi lainnya.

Penurunan harga harian dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian secara berkala atau dollar-cost averaging. Strategi tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mengamankan nilai aset jangka panjang secara lebih terencana.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online