Program PLTS 100 GWp Dimulai, 14 Proyek Berkapasitas 5,3 GWp
AESI menilai PLTS 100 GWp perlu memperkuat ketahanan energi dan inklusi sosial, termasuk memperluas akses listrik bagi desa terpencil.
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Keselamatan penerbangan Indonesia mendapat apresiasi dari Presiden Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Toshiyuki Onuma. Indonesia mencatatkan nilai implementasi efektif keselamatan penerbangan sebesar 78,85%, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Apresiasi tersebut disampaikan Onuma dalam Resepsi Diplomatik Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Markas Besar ICAO, Montreal, Kanada, Kamis (8/10/2026). Acara itu dihadiri sekitar 200 undangan dari negara-negara anggota ICAO.
"Indonesia secara konsisten menunjukkan standar keselamatan dan keamanan di atas rata-rata global, yang mencerminkan komitmennya terhadap standar tertinggi," kata Onuma dalam keterangan pers dari KBRI Ottawa yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Selain mengapresiasi aspek keselamatan, Onuma menyoroti kontribusi Indonesia dalam membantu pengembangan kapasitas penerbangan di negara-negara berkembang.
Sejak bergabung dengan ICAO pada 1950, Indonesia telah membagikan keahliannya kepada lebih dari 60 negara melalui program Indonesia Developing Countries Training Program (DCTP).
Indonesia Kembali Mencalonkan Diri sebagai Anggota Dewan ICAO
Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Dewan ICAO untuk periode 2026–2028. Hasil pemilihan anggota tersebut dijadwalkan diumumkan dalam Sidang ke-43 Majelis Luar Biasa ICAO pada 19–20 November 2026.
Peluang Indonesia untuk berkontribusi di tingkat internasional terbuka seiring bertambahnya jumlah anggota Dewan ICAO, dari 36 menjadi 40 negara.
Duta Besar RI untuk Kanada sekaligus Wakil Tetap RI untuk ICAO, Muhsin Syihab, menjelaskan perkembangan Indonesia tidak terlepas dari peran sektor aviasi. Penerbangan sipil, menurut dia, telah menghubungkan Indonesia dengan dunia dan membuka kesempatan yang lebih luas.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, yang hadir mewakili pemerintah, juga menegaskan pentingnya penerbangan bagi masyarakat Indonesia.
"Sebagai negara kepulauan, Indonesia tidak melihat penerbangan sipil hanya sebagai industri, tetapi juga sebagai cara hidup yang menghubungkan komunitas," kata Lukman.
Dia menambahkan konektivitas udara menjadi salah satu penggerak ekonomi sekaligus penghubung antardaerah di Tanah Air.
Sektor Penerbangan Layani Puluhan Juta Penumpang
Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menunjukkan sektor penerbangan Indonesia melayani 24,9 juta penumpang domestik dan 18,5 juta penumpang internasional hingga semester pertama 2026.
Layanan tersebut beroperasi melalui 257 bandara, dengan 297 rute domestik dan 160 rute internasional. Operasional penerbangan didukung oleh 14 maskapai nasional dan 59 maskapai asing.
Dari aspek keselamatan, hasil audit International Civil Aviation Organization Universal Safety Oversight Audit Programme (ICAO USOAP) menunjukkan nilai effective implementation Indonesia mencapai 78,85%.
Capaian itu lebih tinggi daripada rata-rata global sebesar 70,6% dan rata-rata kawasan Asia Pasifik sebesar 69,6%.
Indonesia juga mencatatkan nilai 88,53% dalam audit keamanan penerbangan ICAO USOAP. Angka tersebut berada jauh di atas target global sebesar 75%.
Indonesia Pernah Duduk di Dewan ICAO Selama 12 Periode
ICAO dibentuk pada 1947. Indonesia pernah menduduki kursi Dewan ICAO selama 12 periode dalam rentang 1962 hingga 2001.
Untuk memperkuat kerja sama dan meningkatkan partisipasi dalam berbagai pertemuan di markas besar organisasi tersebut, Indonesia membuka Kantor Kepentingan Indonesia pada ICAO (KKIP ICAO) di Montreal pada 2012.
Dalam satu tahun terakhir, Indonesia juga tercatat aktif memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang. Dukungan tersebut mencakup pelatihan, berbagi keahlian, hingga bantuan finansial untuk meningkatkan kapasitas sektor penerbangan.
Kontribusi itu menjadi bagian dari keterlibatan Indonesia dalam pengembangan penerbangan sipil di tingkat internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AESI menilai PLTS 100 GWp perlu memperkuat ketahanan energi dan inklusi sosial, termasuk memperluas akses listrik bagi desa terpencil.
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026 mengatur komisi pengemudi, perlindungan sosial, transparansi biaya, dan layanan pengaduan konsumen.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.
Presiden ICAO mengapresiasi keselamatan penerbangan Indonesia. Skor audit mencapai 78,85%, di atas rata-rata global 70,6%.
Kejagung mengungkap kerugian negara Rp863,84 miliar dalam dugaan korupsi pengadaan motor listrik BGN yang melibatkan lima tersangka.