Capres Brasil Flavio Bolsonaro Diselidiki atas Dugaan Pencucian Uang
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Ilustrasi penukaran mata uang rupiah dengan dolar Amerika Serikat/ Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke level Rp17.992 per dolar AS pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Penguatan sebesar 54 poin atau 0,30% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp18.046 per dolar AS tersebut dipengaruhi kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mencabut sejumlah sanksi dan tarif terkait Rusia.
Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, menyebut perubahan kebijakan perdagangan AS terhadap Rusia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan mata uang Garuda. Meski demikian, perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) turut menjadi perhatian pelaku pasar.
“Perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Trump (Presiden AS Donald Trump) pada Jumat malam (16/10) mencabut sanksi dan tarif utama AS yang berkaitan dengan Rusia, termasuk bea atas barang-barang dari negara tersebut serta penalti bagi pihak yang membeli minyak dan gas Rusia,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Kebijakan Trump terhadap Rusia jadi perhatian pasar
Laporan Anadolu menyebut Trump menerbitkan perintah eksekutif untuk memberlakukan undang-undang baru mengenai sanksi terhadap Rusia, tetapi mengecualikan tarif dan sejumlah sanksi dari penerapannya.
Berdasarkan perintah tersebut, tarif terhadap barang-barang Rusia dinaikkan sebesar 500%. Selain itu, tarif tambahan sebesar 100% ditetapkan untuk barang-barang dari lima negara pengimpor terbesar minyak dan gas Rusia apabila negara-negara tersebut melakukan pembelian baru pada atau setelah 18 Oktober.
Tarif tambahan sebesar 100% juga berlaku terhadap barang-barang dari lima negara yang dinilai paling berperan dalam memfasilitasi penghindaran sanksi terkait minyak Rusia.
Namun, Gedung Putih menyatakan Trump mengecualikan tarif tersebut dengan alasan kepentingan nasional AS dan telah menyampaikan sertifikasi resmi kepada Kongres. Pengecualian itu akan tetap berlaku hingga presiden atau menteri luar negeri AS memutuskan bahwa tindakan lebih lanjut perlu diambil.
Konflik kawasan ikut memengaruhi rupiah
Selain kebijakan AS terhadap Rusia, Ibrahim menyoroti konflik antara Ansarullah Yaman dan Arab Saudi yang masih berlangsung. Menurut dia, perkembangan tersebut turut memengaruhi pergerakan rupiah karena meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi.
“Serangan-serangan baru ini meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas kawasan dan menegaskan risiko yang terus ada terhadap pasokan energi dari wilayah tersebut, sehingga menjaga harga minyak tetap berada di atas 100 dolar AS per barel,” kata Ibrahim.
Harga minyak yang bertahan di atas US$100 per barel menjadi salah satu perkembangan yang diperhatikan pasar di tengah ketidakpastian geopolitik. Risiko terhadap pasokan energi dari kawasan tersebut turut menambah faktor eksternal yang memengaruhi dinamika pasar keuangan.
Pasar menanti arah kebijakan suku bunga The Fed
Pergerakan rupiah juga berlangsung di tengah perhatian terhadap pernyataan terbaru pejabat Federal Reserve. Sejumlah pernyataan mengisyaratkan keterbukaan terhadap pengetatan kebijakan lebih lanjut, meskipun belum memberikan sinyal kuat mengenai kenaikan suku bunga dalam pertemuan 27–28 Oktober.
Ketua The Fed Kevin Warsh, saat berbicara di Bangkok pada Jumat (16/10), tetap menghindari pemberian panduan mengenai arah kebijakan ke depan.
“Saya tidak ingin berprasangka terhadap hasil pertemuan mendatang.”
Pekan ini, tidak ada agenda pidato pejabat The Fed karena berlangsung periode blackout atau masa tenang menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Oktober. Meski demikian, sejumlah data ekonomi AS tetap dijadwalkan rilis dan berpotensi menjadi perhatian pelaku pasar.
“Namun, sejumlah data ekonomi tetap akan dirilis, seperti data mingguan klaim tunjangan pengangguran, serta data awal (flash) PMI dari S&P Global,” ungkap dia.
JISDOR Bank Indonesia ikut menguat
Sejalan dengan penguatan rupiah di pasar, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa juga bergerak naik nilainya terhadap dolar AS, yakni ke level Rp18.006 per dolar AS.
Angka tersebut menguat dibandingkan posisi sebelumnya di Rp18.050 per dolar AS. Dengan demikian, penguatan rupiah tercermin baik pada penutupan perdagangan maupun kurs referensi JISDOR Bank Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Bulog meluncurkan kemasan baru Beras Kita Medium di Bantul untuk memperkuat identitas beras SPHP dan mendukung pangan terjangkau.
MSI Katana 15 HX C14 resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp30,99 juta. Laptop gaming ini dibekali Intel Core i9-14900HX, NVIDIA GeForce RTX 5070,
Inflasi pangan mencapai 5% pada September 2026. BI memperkuat koordinasi dengan Kementan dan menyiapkan instrumen untuk menjaga rupiah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
ASDP mengonfirmasi KMP Batumandi terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Selasa sore. Seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi.