2013, Penjualan Mobil Diprediksi Naik 10%

Rabu, 02 Januari 2013 20:13 WIB
2013, Penjualan Mobil Diprediksi Naik 10%

ilustrasi/JIBI/Solopos

http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/02/2013-penjualan-mobil-diprediksi-naik-10-364019/pasar-mobil-370x244" rel="attachment wp-att-364023">http://images.harianjogja.com/2013/01/pasar-mobil-370x244.jpg" alt="" width="370" height="244" />JOGJA -- Penjualan mobil pada 2013 diprediksi tumbuh sekitar 10% dan tidak akan terpengaruh aturan Bank Indonesia (BI) terkait down payment (DP).

Presiden Direktur PT Sumber Baru Mobil Hendra Kurniawan mengatakan aturan BI terkait DP memang akan mempengaruhi penjualan otomotif tapi sangat kecil. “Sekarang DP minimal 20 persen hingga 30 persen, pengaruhnya sangat kecil. Justru yang banyak terpengaruh adalah sepeda motor,” ujar Hendra kepada Harian Jogja, Rabu (2/1).

Hendra menyebutkan kenaikan uang muka hanya akan berpengaruh sekitar 10% hingga 20% pada penjualan mobil. Sedangkan untuk sepeda motor pengaruh lebih dari 30%.

“Segmen Suzuki terpengauh hanya sekitar 10 persen. Jadi, orang yang gagal membeli mobil gara-gara uang muka naik hanya 10 persen saja,” kata Hendra.

Kenaikan upah minimum juga akan berpengaruh terhadap kenaikan harga mobil. "Kan biaya produksi juga meningkat seiring meningkatnya standar upah yang ditentukan oleh pemerintah, tambahnya.

Namun Manager Marketing PT. Sumber Baru Mobil Erwin Dirgantara mengatakan kenaikan upah tidak akan berpengaruh lama terhadap kenaikan harga mobil. "Paling hanya sekitar dua bulan.".

Ke depan, kata Hendra, industri otomotif tidak hanya akan dihadapkan pada kenaikan upah, tapi juga naiknya biaya balik nama yang terjadi setiap tahun."Ini juga akan berpengaruh pada kenaikan harga otomotif,” lanjut Hendra.

Hendra menambahkan tahun lalu total market mobil di DIY mencapai 30.000 unit. “Tahun depan total market mobil di wilayah DIY akan tumbuh sekitar 10 persen atau sekitar 33.000 unit,” jelasnya.

Pada tahun ini, untuk pasar DIY Suzuki menargetkan penjualan meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Erwin mengatakan akhir tahun lalu penjualan Suzuki di DIY, Kedu dan Banyumas mencapai 400 unit.

“Tahun ini kami targetkan penjualan dapat mencapai lebih dari 3.400 unit dan masih mengunggulkan Ertiga di kelas MPV dan Mega Carry di kelas Niaga,” pungkas Erwin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online