7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Ilustrasi (pasuruan.olx.co.id)
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/04/properti-pns-pasar-terbesar-kpr-364725/1280413221_107411293_2-gambar-perumahan-di-pasuruan-1280413221" rel="attachment wp-att-364726">http://images.harianjogja.com/2013/01/1280413221_107411293_2-Gambar-Perumahan-Di-Pasuruan-1280413221-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />JAKARTA —- Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah pangsa pasar terbesar kredit pemilikan rumah (KPR). Banyaknya PNS yang belum memiliki rumah mendorong kredit ini laku di kalangan mereka.
Kementerian Perumahan Rakyat menyebutkan terdapat ribuat PNS yang tersebar di 500 kabupaten/kota yang belum memiliki rumah saat ini. Menpera Djan Faridz mengatakan siap meningkatkan serapan pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi kelompok PNS tahun ini.
“Itu pangsa pasar yang jelas, cuma belum terfasilitasi dengan baik. Kami akan terus mendorong setidaknya untuk membangun 3.000 rumah di setiap kabupaten/kota,” tuturnya dalam Refleksi Akhir Tahun 2012 dan Rencana Kerja 2013 Kemenpera di Jakarta, Jumat (4/1/2013).
Sebelumnya, Kepala Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) PNS Ariev Baginda Siregar mengungkapkan masih terdapat sekitar 1,35 juta PNS yang belum memiliki rumah sampai saat ini. “Sekitar 30 persen dari total 4,5 juta PNS di Indonesia tercatat masih belum mempunyai rumah. Hal tersebut disebabkan banyaknya kredit di luar kredit rumah yang dilakukan oleh masing-masing PNS selama ini,” tuturnya di Jakarta, Kamis (3/1/2013).
Oleh sebab itu, sambungnya, kemampuan mereka untuk melakukan kredit rumah di bank menjadi tidak terpenuhi. Dia mengatakan dari 1,35 juta PNS yang belum memiliki rumah baru sekitar 400.000 di antaranya yang dianggap memenuhi syarat untuk bisa mengajukan KPR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.