BATAVIA AIR BANGKRUT: Utang Batavia Capai Rp22,5 Miliar

Selasa, 05 Maret 2013 23:55 WIB
BATAVIA AIR BANGKRUT: Utang Batavia Capai Rp22,5 Miliar

BISNIS/NURUL HIDAYAT Satu unit pesawat milik Batavia Air saat terparkir di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta beberapa waktu lalu. Komisi Pengawas Persaingan Usaha segera menelusuri akuisisi saham PT Metro Batavia, operator Batavia Air oleh AirAsia Berhard Malaysia dan mitranya PT Fersindo Nusaperkasa

JAKARTA—PT Angkasa Pura II menhttp://images.harianjogja.com/2013/03/31-7-2012-NH-BISNIS-15-Batavia-air-32-370x247.jpg" alt="" width="365" height="243" />yatakan utang http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/04/batavia-air-bangkrut-masih-ada-15-rute-eks-batavia-air-384841">Batavia Air pada sejumlah bandara yang dikelolal PT Angkasa Pura II mencapai Rp22,5 miliar.

Manager Humas PT Angkasa Pura II, Kristanto menjelaskan utang Batavia Air pada pihaknya mencapai Rp22,5 miliar.

Kristanto menambahkan utang itu meliputi utang aueronatika dan non aueronatika pada sejumlah bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.

“Utang ada yang dalam rupiah dan ada yang US$ dollar seperti sewa tempat parkir, landing pesawat dan sewa ruangan,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (5/3/2013).

Dia menyatakan pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pihak kurator Batavia Air agar memenuhi sejumlah kewajiban Batavia Air.

Dia menjelaskan pihaknya masih menunggu pemisahan aset milik Batavia Air dan aset pihak lain oleh kurator sehingga dapat membayar utang pada sejumlah kreditur menggunakan aset Batavia Air.

Aset milik Batavia Air, imbuhnya, bisa dilelang sehingga bisa digunakan untuk membayar sejumlah hutang pada sejumlah kreditur.

PT Angkasa Pura II, tuturnya, akan menerima penyelesaian htang Batavia Air dalam bentuk uang maupun fisik.

Menurutnya pihaknya akan menerima ganti rugi menggunakan aset bangunan milik Batavia Air seperti hanggar milik Batavia Air di Bandara Soekarno Hatta.

Dia menambahkan pihaknya telah membentuk sebuah tim khusus untuk melakukan negosiasi dengan pihak kurator Batavia Air dalam menyelesaikan sejumlah hutang.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin hutang diselesaikan. Dulu Adam Air tidak semua hutang dibayar,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online