Prabowo Sebut Rp700.000, Faktanya Upah Kupas Bawang Cuma Rp2.000
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
JOGJA – Jumlah orang kaya di Daerah Istimewa Yogyakarta terus bertambah. Kondisi itu berimbas pada gaya hidup sebagian warga Jogja yang memiliki pendapatan jauh di atas rata-rata.
Pasar kelas atas tersebut pun menjadi incaran tersendiri bagi perbankan, salah satunya yakni PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang menghadirkan layanan khusus bagi nasabah dengan dana di atas Rp1 miliar melalui BNI Emerald.
Sejumlah keuntungan yang ditawarkan bagi nasabah Emerald tersebut pun menjadi daya tarik tersendiri bagi segmen menengah ke atas. BNI Emerald ini menghadirkan berbagai layanan kelas atas untuk para nasabahnya. Mulai dari staf khusus, layanan khusus hingga pada saat hari raya atau ulang tahun mereka akan mendapatkan bingkisan khusus.
“Bahkan sampai mengatur medical check up ke luar negeri hingga pelayanan dengan helikopter di Jakarta,” kata Pimpinan BNI Cabang Trikora Ahmad Fikri, akhir pekan lalu.
Layanan tersebut pun ternyata cukup laku di DIY. Bahkan Fikri menyatakan terjadi pertumbuhan signifikan nasabah BNI Emerald sejak 2012. “Pada 2012 lalu, pertumbuhan nasabah prioritas BNI Emerald mampu mencapai 118 persen sedangkan dari sisi nominal tumbuh sebesar 116 persen," ujarnya.
Dari sisi dana pada akhir 2011 lalu, jumlah dana untuk BNI Emerald mencapai Rp410 miliar sedangkan di akhir 2012 lalu total dana BNI Emerald mampu mencapai Rp486 miliar.
Adapun hingga April 2013 ini terjadi peningkatan jumlah rekening sebesar 18% dari akhir 2012 lalu. Dimana saat ini jumlah rekening telah mencapai 277 rekening.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.