Tunggakan Pajak di DIY Hingga Juni 2013 Capai Rp228,847 miliar

Selasa, 23 Juli 2013 08:45 WIB
Tunggakan Pajak di DIY Hingga Juni 2013 Capai Rp228,847 miliar

Harianjogja.com, JOGJA—Hingga Juni 2013, piutang atau tunggakan pajak di lingkungan kantor wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) DIY mencapai Rp228,847 miliar.

Kepala Kanwil DJP DIY Rida Handanu mengatakan piutang tersebut tidak termasuk piutang pajak bumi dan bangunan (PBB) di wilayah Kota Jogja, Kabupaten Sleman dan Bantul. Sebab ketiganya telah mengelola secara mandiri. Menurut dia, tunggakan pajak paling besar berasal dari pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar Rp196,912 miliar.

"Sedangkan untuk tunggakan PBB P2, dari Wates dan Wonosari, tercatat sebesar Rp31,935 miliar," ujarnya, Senin (22/7/2013).

Sementara itu, tunggakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KP3) Kota Jogja menjadi yang paling besar yaitu mencapai Rp86,673 miliar. Disusul KP3 Sleman, sebesar Rp57,399 miliar dan KP3 Bantul yang mencapai Rp40,425 miliar. "Untuk ketiga wilayah tersebut hanya piutang PPN dan PPh," kata dia.

Sedangkan piutang KP3 Wonosari, yang mencapai Rp28,246 miliar, masing-masing dari piutang PPh dan PPN sebanyak Rp3,647 miliar dan PBB P2 sebesar Rp24,598 miliar. Sementara itu, untuk di KP3 Wates, piutang masih Rp15,103 miliar yang terdiri dari PBB P2 sebesar Rp7,336 miliar serta PPh dan PPN sebesar Rp7,767 miliar.

Melihat angka tersebut, pihaknya berupaya untuk aktif melakukan kegiatan penagihan. Beberapa langkah penagihan yang dilakukan antara lain dimulai dengan penyampaian surat imbauan, surat teguran, surat paksa, sita aset, lelang hingga pemblokiran rekening.

"Bahkan tidak menutup kemungkinan jika masih membandel, akan dilakukan pencegahan atau penyanderaan wajib pajak. Kami juga bekerja sama dengan pihak kejaksaan dan kepolisian untuk pencairan tunggakan pajak," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online