Trans Jateng Buka Koridor Gelangmanggung, Operasi Mulai 2027
Pemprov Jateng menyiapkan koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang.
Harianjogja.com, JOGJA—Melemahnya rupiah terhadap dolar mulai berimbas pada berbagai sektor bisnis. Salah satunya yakni industri jasa pengiriman karena melemahnya rupiah tersebut ternyata membuat pertumbuhan bisnis kiriman secara umum mengalami perlambatan pertumbuhan, dari rata-rata 50% menjadi hanya 20%.
Ketua DPW Asperindo DIY Marsudi mengatakan, perlambatan paling terasa bagi perusahaan yang bermain di pasar internasional.
"Perlambatan pertumbuhan memang tidak terjadi di semua perusahaan. Untuk domestik memang tidak terlalu berpengaruh, namun yang berat yakni pasar internasional," kata dia, di Bale Raos Jogja, Kamis (29/8).
Menurut dia, imbasnya, bukan hanya pada harga produk karena gejolak nilai tukar. Tetapi juga pada tarif jasa pengiriman.
"Hal itu membuat beban bagi konsumen menjadi berlipat. Ini menjadi salah satu faktor penyebab turunnya pertumbuhan," kata Marsudi.
Dia menambahkan, melemahnya rupiah terhadap dolar ini menjadi pukulan yang cukup besar bagi industri pengiriman barang, setelah sebelumnya sektor ini dipukul oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Namun meski terpengaruh, pihaknya mengaku belum akan melakukan langkah penyesuaian seperti yang dilakukan saat BBM naik.
"Beberapa perusahaan memang sudah mengambil langkah dengan memberikan diskon untuk mengangkat lagi transaksi. Tapi itu masih menjadi kebijakan masing-masing perusahaan bukan organisasi," tambah dia.
Untuk alternatif, kata Marsudi, perusahaan jasa pengiriman diharapkan bisa membidik segmen yang lebih aman dari dampak gejoak nilai tukar. Salah satunya yakni dengan menggenjot segmen coorporate.
Ketua Umum Asperindo M. Kadrial pada kesempatan yang sama menambahkan, melemahnya rupiah yang terjadi saat ini menjadi ancaman serius bagi jasa pengiriman.
"Untungnya ekspor-impor biasanya sudah kontrak untuk jangka panjang. Artinya, transaksi ekspor-impor sekarang ini, merupakan realisasi dari kontrak beberapa waktu lalu. Tapi jika kondisinya tidak segera pulih, jelas jasa pengiriman akan terkena imbasnya," kata dia.
Untuk itu, pihaknya berharap agar pemerintah segera melakukan langkah konkrit untuk mengatasi krisis tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng menyiapkan koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang.
Pemkab Bantul akan menerapkan pajak restoran dan kafe sebesar 10 persen mulai September 2026. Pelaku usaha masih dalam tahap pendataan.
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.
Kimi Antonelli, 19, dominasi F1 2026 dengan 5 kemenangan dari 6 balapan, unggul 66 poin. Russell tertinggal, Hamilton mendekat. Alonso dan Verstappen puji talen
Ronaldo dan Messi jadi miliarder aktif pertama di Piala Dunia 2026. 11 pemain top dunia kantongi Rp15,4 triliun menurut Forbes.
Empat embung di Sleman senilai Rp32 miliar tertunda karena kendala administrasi pertanahan dan masih menunggu izin lahan.