73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Harianjogja.com, JOGJA-Kenaikan Bank Indonesia Rate hingga 7,5% sedikit mempengaruhi pertumbuhan layanan pembiayaan mobil di Astra Credit Companies (ACC) Jogja.
Meski pertumbuhan bisnis sedikit tersendat, pembiayaan mobil cenderung mengalami peningkatan dan banyak ditopang oleh pembiayaan mobil LCGC atau mobil murah hemat energi.
Branch Manager ACC Jogja Thazerwin Lubis mengungkapkan pembiayaan otomotif roda empat cenderung naik meski kondisi perekonomian tengah melambat.
“Satu bulan setelah BI Rate naik, memang agak tersendat, pengaruhnya tidak signifikan. Tapi setelah itu trennya malah cenderung naik,” ujar Erwin saat ditemui Harian Jogja di kantornya, Selasa (3/12/2013).
Erwin mengungkapkan konsumen tidak terlalu terpengaruh oleh meningkatnya suku bunga acuan bank tersebut. Masyarakat mulai terbiasa dengan kondisi harga produk yang naik.
Pasalnya, masyarakat telah teredukasi dengan baik perihal ketentuan down payment (DP) yang ditetapkan sebesar 25% untuk perusahaan pembiayaan.
“Memang dari sisi profit berkurang dan itu juga terjadi di semua leasing. Namun, hal ini dapat di atasi dengan meningkatkan volume penjualan atau pembiayaan mobil,” jelas Erwin.
Perusahaan pembiayaan mobil ini mencatat ada kurang lebih 190 unit mobil yang telah dibiayai pada Oktober 2013 ini.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 110% dari bulan sebelumnya untuk semua tipe mobil. Perbandingan secara year on year (yoy) pertumbuhan pembiayaan lising dibandingkan tahun lalu mencapai 112%.
“Pembiayaan masih terus tumbuh, strategi marketing kami untuk meningkatkan volume pembiayaan juga dengan memberikan diskon menarik bagi konsumen. Terutama untuk kalangan kelas menengah ke bawah,” papar Erwin.
Erwin menambahkan di wilayah DIY, konsumen kelas menengah ke bawah menduduki persentase terbesar.
Berdasarkan portofolio ACC Jogja kelas ini mendominasi hingga 50%, lalu disusul oleh kelas menengah atas dengan persentase 30% dan kelas atas sebesar 20%. Dominasi kelas menengah ke bawah ini juga turut mendongkrak angka pembiayaan otomotif roda empat dengan kehadiran low cost green car (LCGC), yaitu hadirnya Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.
“Mobil murah ini memberikan kontribusi setidaknya 20 persenan. Walaupun terhambat oleh BI Rate, munculnya LCGC ini membuat penjualan mobil naik,” kata Erwin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 pada sesi Practice Moto3 Aragon 2026. David Almansa menjadi pembalap tercepat di MotorLand Aragon.
FIFA mengubah aturan pelaksanaan hukuman pemain Argentina pasca-final Piala Dunia 2026. Paredes dan Molina tetap diskors, tetapi bisa menjalani sanksi di laga p
Desta resmi mundur dari Vindes Corp. Simak perjalanan dan gurita bisnis kreatif Vindes yang berkembang dari konten YouTube menjadi ekosistem hiburan, olahraga,
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi realokasi anggaran MBG mulai 2028 untuk memenuhi putusan MK terkait pemisahan dana MBG dari belanja pendidikan.
DPRD Sleman mendorong UMKM lokal lebih banyak dilibatkan dalam Sleman Temple Run agar manfaat sport tourism ikut dirasakan masyarakat.