73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Ilustrasi kamar hotel (JIBI/Bisnis/Paulus Tandi Bone)
Harianjogja.com, JOGJA-Tingkat okupansi hotel di Jogja telah merambat naik meski libur akhir tahun masih lama. Permintaan kamar terus meninggi, hotel-hotel lalu menerapkan sistem pembayaran dengan uang muka atau down payment (DP).
Okupansi rata-rata sejumlah hotel berbintang di Jogja bulan ini memasuki 70% ke atas. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan besaran DP yang diberlakukan cukup beragam.
"DP berkisar 30 persen sampai 50 persen dari total biaya menginap tamu," ujar Deddy, Kamis (12/12).
Animo perayaan tahun baru dan juga Natal di Jogja amat besar. Pemberlakuan DP inipun bahkan tidak hanya dilakukan hotel bintang, tetapi juga hotel non bintang. Pada hotel non bintang misalnya hotel kelas melati, DP yang diberlakukan jug serupa.
"Aturan DP ini memang mutlak, karena hal itu menjadi reservasi yang pasti. Apabila tidak ada DP, bisa saja pihak hotel menjualnya kepada konsumen lain," papar Deddy.
Permintaan hotel pada saat momen-momen seperti ini sangat tinggi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, masih banyak masyarakat maupun wisatawan yang ingin menghabiskan momen perayaan akhir tahun di kota ini.
Tak hanya penerapan DP saja. Deddy mengatakan sejumlah hotel bintang juga akan memberlakukan surcharge atau tarif tambahan memasuki peak season akhir bulan.
"Surcharge yang akan dikenakan beragam. Berkisar antara 20 persen sampai 50 persen," imbuh Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
Gunung Merapi kembali meluncurkan APG sejauh 2 km ke barat daya. Merapi masih Level III Siaga, warga diminta menjauhi zona bahaya.
Festival Mustika Rasa di Jogja mendorong kedaulatan pangan melalui pemanfaatan bahan lokal dan lebih dari 1.000 resep kuliner Nusantara.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa