Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Harianjogja.com, JOGJA–Kaos bergambar mantan Presiden Soeharto kembali marak di sepanjang Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Jika sebelumnya gambar ini hanya memuat tulisan Piye Kabare Enak Jamanku To, saat ini semakin beragam.
Pesan-pesan yang disampaikan lewat tulisan kini semakin beragam. Warna kaos juga semakin banyak pilihan. Sebelumnya warna kaos kebanyakan adalah hitam saja. Bahannya kini juga semakin bagus lagi.
Menurut salah satu pedagang kaos, Jumali mengatakan saat ini kaos bergambar Soeharto makin banyak variasinya. Bahkan bahan katun murni dengan harga yang mahal juga banyak.
“Kalau dulu kebanyakan bahannya jelek jadinya harganya murah. Tapi sekarang harga mahal juga ada. Ini karena bahan kaosnya juga enak dipakai,” kata Jumali pada Harianjogja.com, Kamis (6/3).
Jumali menambahkan sepekan ini memang kaos yang pernah booming pada 2013, kembali lagi muncul. Dia mengaku banyaknya permintaan membuat beberapa pedagang juga memesan kembali pada para distributor.
“Awalnya dulu kan stiker yang banyak dijual, sekarang kaos. Yang jelas seminggu terakhir pesanan kaos bergambar Pak Harto [Soeharto] ini makin banyak, makanya kami minta pada distibutor untuk dibuatkan lagi,” jelas Jumali.
Jumali mengaku dalam sehari bisa menjual lima sampai enam kaos bergambar pak Harto ini. Jika ramai pembeli biasanya dia bisa menjual sampai belasan kaos dalam sehari.
“Ini belum kalau ada pesanan. Akhir-akhir ini banyak juga pesanan kaos bergambar pak Harto ini. Sekali pesan bisa minta 50 kaos. Kalau tidak ada biasanya saya carikan ke teman lain,” jelas Jumali.
Harga kaos bergambar Soeharto ini kini juga bervariasi mulai dari Rp45.000 hingga Rp75.000. Harga ini tergantung bahan kaos saja bukan lagi ide kreatif. “Kalau idenya itu-itu saja kok tidak berubah juga,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Prabowo membahas penyesuaian syarat rekrutmen suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI dan meminta Babinsa edukasi bahaya karhutla.
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Harga emas Antam hari ini 30 Agustus 2026 tetap Rp2,67 juta per gram, sedangkan harga di Pegadaian turun.
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.