PARIWISATA : Paket Liburan DIY Termahal Sekaligus Termurah di Asia Tenggara

Kamis, 08 Mei 2014 04:01 WIB
PARIWISATA : Paket Liburan DIY Termahal Sekaligus Termurah di Asia Tenggara

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah wisatawan menggunakan jasa becak kayuh untuk mengunjungi kawasan wisata Keraton Ngayogyakarta dan Malioboro seperti saat terlihat di simpang empat Kantor Pos Besar, Yogyakarta, Minggu (23/02/2014). Seiring dibukanya kembali penerbangan dan sejumlah objek wisata di Yogyakarta pasca letusan Gunung Kelud, kegiatan pariwwata di Yogyakarta kembali pulih. Yogyakarta tidak lagi berselimut abu vulkanik.

Harianjogja.com, JOGJA-Dibandingkan kota wisata di Asia Tenggara lain, harga paket liburan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terbilang termahal sekaligus termurah.

Ketua Asosiasi Tour dan Travel Indonesia (ASITA) DIY, Edwin Ismedi Himna mengatakan harga paket liburan di Indonesia masuk dalam kategori mahal jika dibandingkan dengan nominal paket wisata di negara lain. Namun dapat dikatakan termurah karena menggabungkan keunikan budaya, peninggalan bersejarah dan pesona alam. Selain itu, tegas dia, wisatawan mendapatkan fasilitas unggulan. Mulai dari hotel bintang lima, mobil deluxe hingga makanan yang bisa mereka pesan.

Selain masalah fasilitas yang didapatkan, tiket masuk Candi Borobudur dan Prambanan juga menjadi salah satu penentu kenapa harga paket liburan di DIY sangat mahal. Harga tiket untuk pengunjung asing di candi yang berada di DIY ini memang sangat tinggi.

“Makanya kami memadukan tidak hanya mengunjungi heritage saja. Biasanya dipadukan dengan objek wisata asli mulai dari pantai, paralayang hingga Gua Pindul,” kata Edwin.

Ditanya perihal paket liburan yang murah di ASEAN seperti Malaysia dan Singapura, Edwin menuturkan Singapura dapat menjual murah karena negara itu tidak memiliki keanekaragaman alam yang memukau dan heritage hanya buatan saja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online