Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Harianjogja.com, JOGJA—Nokia X, ponsel berbasis Android keluaran PT Nokia Indonesia seharga Rp1,5 juta kini hadir di Jogja.
Product Manager PT Nokia Indonesia Wirda Haryany mengatakan Nokia X membidik pasar kelas menengah dan kalangan remaja dengan menawarkan beragam fitur.
"Untuk penjualan, kami menargetkan sebanyak-banyaknya. Tidak ada batasan jumlah," ujar Wirda disela peluncuran Nokia X di Sheraton Hotel, Kamis (8/5/2014).
Nokia X menjalankan dan memberikan akses penggunanya ke aplikasi Android. Namun bukan berarti, ponsel pintar itu murni menggunakan basis sistem operasi Android.
"Ponsel ini dikombinasikan dengan fitur khas Nokia dan layanan dari Microsoft," ujar Subsidiary of Microsoft Mobile OY itu kepada sejumlah wartawan.
Menggunakan fitur fastlane, pengguna lebih mudah berpindah aplikasi favorit. Ada pula layanan unik Here Maps yang dapat diakses gratis baik secara off line maupun online. Meski memiliki rasa Android, Nokia X tidak memasukkan layanan Google di dalamnya dan mengganti layanan miliknya, semisal Nokia Store.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Hujan tipis mulai turun di Bantul setelah kemarau panjang. Pajangan belum hujan sejak Juni dan warga masih menghadapi persoalan air bersih.
Hearts2Hearts batal tampil di ITA 2026 dan fansign Jakarta ditunda akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan.
Anak Krakatau erupsi 25 jam. Indonesia memiliki 101 gunung api Holosen dan 71 aktif sejak 1800, terbanyak di dunia untuk kategori tersebut.
Abu vulkanik dapat mencemari makanan dan air serta berdampak pada kesehatan. Kenali risiko dan cara mengurangi paparannya.
Banhubda Kepri memperkuat literasi wawasan kebangsaan dan kecakapan digital masyarakat Kepri di Jogja.