Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Harianjogja.com, SLEMAN – Gerakan Masyarakat Tembakau Indonesia (Gemati) mendukung sikap Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan yang menolak aksesi kerangka kerja pengendalian tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dari Organisasi Kesehatan Dunia.
Koordinator Gemati, Sri Murtopo mengatakan aksesi FCTC berpotensi menghilangkan sumber kehidupan layan bagi 2 juta petani tembakau di Jawa Tengah. Karena lewat FCTC negara anggotanya diminta menggantikan tembakau dengan tanaman lain.
“Hal ini jelas berpotensi mematikan industri tembakau nasional. Jika hal ini terjadi maka banyak petani yang kehilangan penghidupan layak mereka,” kata Sri Murtopo.
Hal senada diutarakan Ketua Asosiasi Petani Tembakau DIY, Suwarji. Dia mengaku mendukung sikap Gemati ini. Menurutnya sikap Gemati sangat lugas dan memang mempengaruhi nasip petani di tembakau secara keseluruhan.
“Hingga kini hanya tanaman tembakau yang membuat petani bisa menikmati hasil pertanian. Jadi kami sangat berharap keberpihakan Pemerintah akan petani tembakau ini,” kata Suwarji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.