Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Harianjogja.com, SLEMAN – Gerakan Masyarakat Tembakau Indonesia (Gemati) mendukung sikap Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan yang menolak aksesi kerangka kerja pengendalian tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dari Organisasi Kesehatan Dunia.
Koordinator Gemati, Sri Murtopo mengatakan aksesi FCTC berpotensi menghilangkan sumber kehidupan layan bagi 2 juta petani tembakau di Jawa Tengah. Karena lewat FCTC negara anggotanya diminta menggantikan tembakau dengan tanaman lain.
“Hal ini jelas berpotensi mematikan industri tembakau nasional. Jika hal ini terjadi maka banyak petani yang kehilangan penghidupan layak mereka,” kata Sri Murtopo.
Hal senada diutarakan Ketua Asosiasi Petani Tembakau DIY, Suwarji. Dia mengaku mendukung sikap Gemati ini. Menurutnya sikap Gemati sangat lugas dan memang mempengaruhi nasip petani di tembakau secara keseluruhan.
“Hingga kini hanya tanaman tembakau yang membuat petani bisa menikmati hasil pertanian. Jadi kami sangat berharap keberpihakan Pemerintah akan petani tembakau ini,” kata Suwarji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Catat laga melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh serta jadwal final.
Daftar harga ban mobil September 2026 dari BF Goodrich, Bridgestone, Dunlop hingga Pirelli, mulai Rp489 ribuan per unit.
Gelombang tinggi membuat nelayan Kulonprogo berhenti melaut tiga bulan. Kini mereka kembali melaut, tetapi aktivitas masih terbatas.
Han So Hee ingin menikah sebelum usia 40 tahun dan memiliki anak. Ia bahkan siap vakum dari dunia hiburan demi mendampingi anak.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!