KEBUTUHAN MASYARAKAT : Veteriner Akan Lakukan Survei Epidemiologi untuk Hewan Ternak

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 20 Mei 2014 17:00 WIB
KEBUTUHAN MASYARAKAT : Veteriner Akan Lakukan Survei Epidemiologi untuk Hewan Ternak

Bisnis/Rachman PEMBIBITAN SAPI LOKAL Pekerja memberi pakan pada sejumlah sapi perah di salah satu peternakan di daerah Wanaraja Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/3). Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) meminta pemerintah memaksimalkan pembibitan sapi perah lokal guna mendongkrak produksi susu nasional. GKSI mencatat produksi susu saat ini baru mencapai 1,3 juta-1,5 juta liter per hari, yang hanya berkontribusi 20% dari kebutuhan susu nasional.

Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Parasitologi Veteriner Indonesia bersama Balai Besar Veteriner se-Indonesia akan melakukan survei epidemiologi.

Ketua Asosiasi Parasitologi Veteriner Indonesia Wisnu Nurcahyo menuturkan penyakit surra pada sapi dan kerbau di indonesia disebabkan infeksi protozoa trypanosoma evansi. Adapun, sekitar 60% obat anti protozoa yang ada di Indonesia saat ini sulit untuk mengatasi berbagai infeksi protozoa yang muncul. Oleh karena itu, pihaknya dalam enam bulan ke depan menggandeng Balai Besar Veteriner se-Indonesia untuk melakukan survei epidemiologi.

Melibatkan sekitar 150 peneliti dari berbagi negara seperti Perancis, Thailand, Malaysia, Vietnam untuk melakukan pemetaan penyakit infeksi protozoa dan tidak menutup kemungkinan diterapkannya penggunaan obat anti protozoa baru pada ternak.

Peneliti Lembaga Riset Pertanian Perancis CIRAD-IRD, Marc Desquesnes mengatakan protozoa trypanosoma evansi umumnya lebih banyak mengjangkiti hewan kerbau dan sapi yang dapat mengakibatkan aborsi dan penurunan produksi susu ternak.Namun begitu, dia menilai infeksi protozoa sebenarnya tidak hanya menyerang hewan tapi juga manusia. Marc menambahkan, interaksi antara manusia, hewan domestik dan satwa liar bahkan memberikan peluang bagi munculnya penyakit baru.

“Penyakit ini melibatkan vektor. Sekitar 61% penyakit yang diderita oleh manusia adalah zoonosis,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online