Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
(Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA-Gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil membawa berkah bagi Suyud Ahmada dan Rusfan Hamid. Berkat kreasi boneka maskot Piala Dunia, keduanya menangguk untung.
Pandai-pandailah membaca peluang. Pepatah itulah yang dilakukan anak muda yang satu ini. Betapa tidak, di saat yang lain belum berpikir membuat boneka maskot Piala Dunia 2014, Fuleco Armadillo, Suyud Ahmad mahasiswa semester delapan Jurusan Teknik Informatika Stimik Amikom itu sudah membuat maskot piala dunia yang dilaksanakan di Brasil.
Tak tanggung-tanggung, sejak ditawarkan Februari lalu, puluhan ribu boneka Fuleco sudah dipesan. Tidak hanya di Jawa, pemesan juga datang dari sejumlah wilayah di Indonesia. Sebenarnya tidak hanya maskot Piala Dunia yang ditawarkan, bersama 25 karyawan tetap dan puluhan karyawan freelance, Suyud menerima banyak pesanan boneka-boneka maskot. Tingginya permintaan boneka maskot Piala Dunia tahun ini berdampak pada kenaikan omzet penjualannya hingga 200%.
"Awalnya, rata-rata perbulan omzet penjualan antara Rp60 juta-Rp80 juta. Akhir-akhir ini bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta. Berkat momen Piala Dunia, ada peningkatan sekitar 200%. Harus pandai-pandai membaca peluang," ujar pria asli Pati Jawa Tengah itu kepada Harian Jogja, di RoesOne Production Jalan Ismoyo, Singosaren, Wirobrajan, Jogja, Kamis (19/6/2014).
Bisnis yang dirancang sejak 2013 lalu bersama Rusfan Hamid itu berkembang cukup pesat. Ini terlihat dari ribuan boneka maskot yang dipesan sejumlah toko, instansi dan perhotelan. Sebelum mengerjakan boneka Fuleco, rumah produksi tersebut mengerjakan pesanan boneka maskot dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat sebanyak 5.000 buah.
Selain itu, ribuan maskot boneka dari Pemprov Jawa Tengah dan Pomnas UNY juga dipesan darinya. "Ada juga yang memesan ratusan buah dari universitas, perhotelan dan toko-toko boneka. Alhamdulillaah, berkat ini bisa mempekerjakan banyak orang," ujar Suyud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Revisi Perbup JPS Sleman memasukkan skema bantuan ternak mati dan ditargetkan terbit pada tahun ini untuk membantu peternak.
Presiden Prabowo memimpin rapat antisipasi El Nino, cuaca ekstrem, dan kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun ini.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.