Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi daging sapi (Kelik Taryono/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, JOGJA-Agar daging sapi yang akan dikonsumsi tetap aman, sehat dan halal, sebelum membeli perhatikan ciri-ciri daging tersebut.
Urat Lehet Sapi
Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan urat hewan ternak yang sehat saat disembelih dan menjadi bangkai berbeda. Pembeli dan penjual daging dapat memperhatikan aspek ini dari bagian leher ternak.
“Kalau masih berbentuk hewan utuh akan lebih mudah. Karena, kalau disembelih dalam keadaan sehat maka tiga saluran urat di sekitar leher akan merenggang. Tapi, kalau disembelih dalam keadaan mati, maka urat-uratnya tetap,” papar dia, Senin (30/6/2014).
Sertifikat Lolos Uji Karantina
Krisna mengatakan setiap daerah memiliki pusat kesehatan hewan. Tempat ini menjadi wadah bagi tenaga kesehatan memantau kesehatan hewan ternak. Dari rekomendasi pusat kesehatan hewan ini, Dinas Peternakan Gunungkidul mengeluarkan sertifikasi lolos uji karantina. Adapun di Gunungkidul ada 11 pusat kesehatan hewan yang tersebar.
Perhatikan Harga
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperai Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindagkop ESDM), Siwi Iriyani meminta masyarakat untuk waspada dengan daging yang beredar di pasaran. Jangan sampai, karena kurang ketelitian dalam membeli justru mendapatkan daging konsumsi yang tidak halal.
"Caranya, sebelum membeli daging diharapkan masyarakat bisa dimemahami ciri-ciri daging segar dan sehat. Untuk itu, warga harus tetap waspada terhadap tawaran daging dengan harga murah. Kewaspadaan itu perlu. Apakah daging yang dibeli sehat atau malah daging glonggongan,” imbaunya.
Teliti Fisik Daging
Siti Mulyani, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Stan, Maguwoharjo mengatakan dari berbagai peredaran daging sapi ilegal, daging sapi glonggongan kerap menakutkan warga. Adapun untuk mengetahui daging itu sehat atau tidak dapat diperhatikan dari bentuk fisik barang.
“Kalau daging glonggongan itu kan terlalu basah, jadi kalau digantung begitu saja airnya menetes,” kata Siti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.