6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Pengunjung melintas di depan pajangan sejumlah action figure, di arena Surabaya Toys and Anime Fair 2014 di Galaxy Mall Surabaya, Sabtu (8/2). Pameran mainan dan animasi terbesar di Indonesia tersebut, menghadirkan sejumlah replika, action figure dan mainan berteknologi tinggi serta berbagai lomba kreatif. (JIBI/Solopos/Antara/Eric Ireng)
Harianjogja.com, JOGJA—Meski memiliki kendala kekurangan bahan baku, industri kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan perkembangan yang pesat. Sumber daya manusia (SDM) yang melimpah menjadi pemacu pertumbuhan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) DIY, Riyadi Ida Bagus mengatakan berdasarkan data 2012 jumlah pelaku industri kreatif di DIY sebanyak 33.882 orang.
“Jumlah tersebut meningkat pada 2013 menjadi 83.000 orang,” ujar Riyadi di kantornya, Selasa (19/8/2014).
Riyadi menjelaskan potensi tinggi pengembangan industri kreatif di DIY paling utama karena SDM yang unggul, selain juga potensi baik bidang seni, budaya, pariwisata maupun kerja sama perajin dengan pemerintah dan instansi terkait.
"Walaupun begitu, dari sisi persediaan bahan baku, DIY masih terbatas. Tetapi, pelaku industri kreatif sangat kreativitas dan semangat untuk berkembang," ujar Riyadi.
Ia mengatakan, industri kreatif yang cukup potensial dikembangkan saHat ini antara lain kerajinan berbahan alam, permainan anak, fashion dan film animasi. Dari 83.000 orang yang terjun di sektor ini, sebagian besar didominasi sektor industri kerajinan dan makanan.
"Komoditas industri kreatif cukup banyak. Hampir mencakup semua sektor. Tinggal bagaimana mengembangkannya, terutama di pelosok. Kami siap menfasilitasi melalui promosi langsung maupun online," katanya.
Menurut Riyadi, para perajin yang berada di wilayah pelosok pedesaan akan diberikan bantuan dan fasilitasi untuk membangun suatu jaringan (online). Meski begitu, dia berharap agar promosi melalui jalur online berjalan baik, para pelaku usaha harus menyiapkan semuanya.
"Ini penting, tidak sekadar [bisnis] online. Tapi, harus siap bahan baku, SDM, teknologi. Selain itu, masing-masing wilayah harus mempunyai ciri khas, dengan cara begini industri kreatif akan terus bangkit," ujar Riyadi.
Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Lia Mustafa mengakui, industri kreatif khususnya fashion terus mengalami perkembangan. Apalagi, sambungnya, pemerintah daerah mendukung dan membuka jalan selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk terjun di sektor ini.
"Ini menyebabkan kesempatan dan peluang industri kreatif semakin besar. Misalnya, di DIY pemerintah memiliki komitmen menjadi DIY sebagai trendsetter mode bagi desainer dunia fashion di Indonesia," kata Lia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru dan menyita dokumen terkait penyidikan dugaan TPPU.
Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Fiorentina pada laga uji coba pramusim di Austria.
Penguatan mental dan spiritual menjadi fokus pembangunan Sleman yang ditegaskan Harda Kiswaya saat pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pakem.