Hasil 76 Indonesian Downhill 2026: Andy Gaspol, Junior Lebih Cepat!
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Pegawai Bank BRI melayani pengunjung Bazar Kuliner BRI: Indonesiaku, Kulinerku yang melakukan transaksi menggunakan Brizzi saat digelar acara itu di Mal Ciputra, Jakarta, Jumat (8/8/2014). Pengunjung bisa menikmati lebih dari 50 jenis kuliner Nusantara, makanan dari Sabang sampai Merauke, dengan kemudahan berbelanja menggunakan produk e-money terbaru Bank BRI Brizzi tanpa harus menjadi nasabah. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, JOGJA- Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di DIY resmi dicanangkan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY meresmikan GNNT bersama bank mitra seperti Mandiri, BNI, BRI dan BCA di hadapan mahasiswa baru Sekolah Vokasi UGM, Rabu (20/8/2014).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY Arief Budi Santoso mengatakan GNNT merupakan kampanye yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan juga lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non tunai. Selain penggunaannya mudah, transaksi keuangan dengan uang elektronik dinilai aman dan efisien. Di DIY, UGM dipilih sebagai lokasi pilot project penerapan lingkungan less cash society atau masyarakat yang lebih menggunakan alat pembayaran non-tunai dari pada menggunakan uang tunai.
"Pertimbangan kami, populasi mahasiswa UGM besar, mencapai lebih dari 50.000 dengan transaksi ritel di sekitar kampus sangat tinggi dan dominasi kalangan muda yang gemar mencoba hal baru," ujar Arief di sela pencanangan GNNT di UGM, Rabu (20/8/2014).
Ia menambahkan penggunaan alat pembayaran non tunai terus meningkat tercermin dari pertumbuhan jumlah instrumen volume dan nominal transaksi Alat Pembayaran Melalui Kartu (APMK) serta uang elektronik sejak tahun 2008. Sampai 2013 tercatat volume transaksi APMK sebesar 3,46 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp3,7 trilyun atau tumbuh sebesar 23,89% dibandingkan 2012. Selain itu dari keseluruhan transaksi APMK, pembayaran dengan menggunakan kartu ATM dan kartu debit mencapai puncak dengan porsi tidak kurang dari 75% selama 3 tahun terakhir.
“Belum lagi pada transaksi kecil-kecil atau mikro dan ritail, penggunaan uang elektronik sebagai alat pembayaran juga terus naik,”imbuh Arief.
Ke depan, pihaknya akan melakukan upaya diseminasi informasi dan peningkatan penggunaan alat pembayaran non tunai. Hal itu dilakukan agar pengguna e-money tidak terbatas lembaga pendidikan, tetapi juga pada lokasi lain.
"Kami ingin tercipta sebuah closed loop ecosystem di wilayah DIY dengan mengedepankan sistem pembayaran yang terintegrasi pada berbagai sektor yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat DIY," kata Arief.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
PLN memastikan sistem kelistrikan Sumatera kembali normal setelah blackout akibat cuaca buruk yang terjadi pada Jumat (22/5/2026).
Arsenal resmi menutup musim Liga Inggris 2025/2026 sebagai juara setelah kokoh di puncak klasemen akhir Premier League
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.