Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Harianjogja.com, JOGJA- Sektor properti di DIY selama ini berkontribusi menyumbang 12% penerimaan pajak. Sektor unggulan penerimaan pajak DIY lainnya, yaitu perdagangan, pemerintahan dan industri pengolahan.
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY terus menguatkan sektor-sektor unggulan penerimaan pajak dengan beragam cara.
Kepala Kanwil DJP DIY, Rudy Gunawan Bastari mengatakan, pihaknya terus menggenjot penerimaan pajak untuk wilayah DIY.
Hingga kini, jumlah penerimaan pajak baru tercapai 48% atau Rp1,6 triliun dari total target penerimaan selama 2014 sebesar Rp 3,35 triliun.
“Sisa waktu kurang lebih empat bulan. Kami akan terus melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi. Salah satunya melalui sektor-sektor andalan penerimaan pajak seperti properti, perdagangan, industri pengolahan dan pemerintahan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/9/2014).
Sebelumnya, Kanwil DJP DIY memangkas penerimaan pajak 2014 sesuai APBN Perubahan dari Rp 3,6 triliun menjadi Rp 3,35 triliun. Dengan revisi tersebut, diharapkan target mampu terealisasi optimal.
Salah satu upaya yang dilakukan, lanjut Rudy, dengan melaksanakan program-program peningkatan pembayaran pajak oleh Wajib Pajak (WP) baik orang pribadi (OP) maupun badan.
“Salah satunya properti di DIY yang memang merupakan sektor andalan Kanwil DJP DIY sebesar 12 persen," tandas Rudy
Pihaknya bahkan telah mengadakan pertemuan dengan DPD Real Estat Indonesia (REI) DIY. Menurutnya, DPD REI DIY akan kooperatif untuk mewujudkan itu.
“Kami bersama DPD REI DIY akan saling bertukar Informasi. Dengan sistem keterbukaan dan kebersamaan ini, kami berharap keduabelah pihak mau bersama-sama berharap agar sektor properti terus tumbuh," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Harga BBM 6 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Sejumlah BBM nonsubsidi naik, sementara Pertalite tetap Rp10.000.
Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah penerbangan Lampung-Jakarta dibatalkan dan ditunda di Bandara Radin Inten II.
Gunung Anak Krakatau masih erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pangdam XXI/Radin Inten mengimbau warga Lampung tetap tenang dan waspada.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Minggu 6 September 2026, turun. Cek harga jual dan buyback lengkap.
Pemkot Bandar Lampung menyemprot sejumlah jalan protokol yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak Sabtu.