Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Sebuah bus kota di Jogja mogok (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA- Rencana pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla untuk menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak) tidak dipersoalkan oleh Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor (Organda) DIY.
Meski begitu, pihaknya mengusulkan sejumlah hal jika kenaikan harga BBM tersebut dilakukan. Pertama, ada jaminan dari pemerintah pasokan atau stok solar tetap terjaga. Organda DIY tidak ingin kejadian kelangkaan solar akibat pembatasan yang dilakukan pemerintah terulang kembali.
“Kalau pemerintah menaikkan harga BBM, silakan. Yang penting pasokan solar tetap terjaga. Itu saja,” ujar Ketua Organda DIY Agus Ardrianto, Jumat (31/10/2014).
Selain itu, sambungnya, pengusaha angkutan umum berharap agar kenaikan harga BBM tersebut proporsional. Pihaknya menyadari persoalan beban subsidi BBM yang bagi pemerintah dinilai berat.
“Kami juga mengusulkan agar subsidi untuk pengusaha angkutan tetap ada jika harga BBM benar-benar naik. Harus ada perbedaan konsumsi transportasi umum dengan konsumsi transportasi kendaraan pribadi,” tandasnya.
Dijelaskan Agus, mekanisme subsidi BBM bagi transportasi umum tidaklah sulit. Untuk mencegah adanya penyimpangan, pemerintah dapat memonitor dan menghitung kebutuhan BBM bersubsidi bagi transportasi umum.
“Misalnya, kebutuhannya sekitar 110 liter untuk empat rit. Jadi bisa dihitung kebutuhannya. Kalau selisih permintaan tinggi, misalnya sampai 200 persen, itu baru ada penyimpangan. Teknis penyaluran subsidi bagi angkutan umum bisa dilakukan dengan kupon, tiket atau sistem chip,” kata Agus.
Bila kenaikan harga BBM tetap dilakukan, sambung Agus, Organda tentu akan melakukan penyesuaian tarif angkutan. Hanya saja, pihaknya berharap agar penyesuaian tarif angkutan tidak melulu berpatokan pada versi pemerintah tetapi dari pengusaha.
“Setiap kenaikan harga BBM, pemerintah selalu menetapkan tarif politik. Tarif Rp160 perkm itu tarif politik yang dilakukan pemerintah. Maka, kami mengusulkan agar penyesuaian tarif dari versi pengusaha,” usulnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Jadwal bola malam ini 8-9 September 2026 menghadirkan Real Madrid vs Inter dan Porto vs Man City di Liga Champions. Simak jadwal lengkapnya.
Arsenal masuk nominasi Klub Terbaik Ballon d'Or 2026 setelah menjuarai Premier League. The Gunners bersaing dengan PSG, Bayern Munich, Bodo/Glimt, dan Flamengo.
Lebih dari 220 juta data penumpang dan awak pesawat dilaporkan bocor dari sistem APIS yang diduga terkait Vietnam. Data paspor hingga riwayat penerbangan ikut t
Dokumenter Musk karya Alex Gibney merilis teaser yang menyoroti kekuasaan, pengaruh, dan kontroversi Elon Musk. Film tayang perdana di Venesia.
Pengadilan Delaware melarang Operation Bluebird menggunakan nama Twitter. Startup tersebut kini berganti nama menjadi Tweet.app sambil menunggu sengketa merek d