NGUDARASA: Mengintip Genesis Mission, Transformasi Sains Global
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Suasana pembukaan 2nd Asean International Conference on Islamic Finance (AICIF) telah dibuka di Convention Hall UIN Suka, Rabu (12/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Joko Nugroho)
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Bursa Efek Indonesia Cabang Jogja Irfan Noor Riza mengatakan pengetahuan tentang investasi syariah ini akan lebih ditekankan dalam 2nd Asean International Conference on Islamic Finance (AICIF). Sebab jumlah orang Jogja yang sadar akan investasi syariah masih minim.
“Masih banyak yang beranggapan jika investasi itu tidak sesuai dengan syariat Islam. Makanya kami di sini juga memberikan informasi kepada peserta untuk bisa memilih salah satu program investasinya. Terlebih banyak juga investasi yang menggunakan label syariah,” kata Irfan disela acara AICIF di Convention Hall Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka), Rabu (12/11/2014).
Soal syariah ini tidak hanya label abal-abal. Pasalnya semua ini diatur Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).
Jadi pihak BEI tidak bisa begitu saja memberikan label investasi syariah.
“Nanti kami, BEI, DSN MUI dan OJK akan mereview perusahaan yang sudah listing. Nantinya aka nada keputusan bisa masuk ke Jakarta Islamic Index dan Indonesia Syariah Stok Index (ISSI). Jika tidak bisa maka akan kami masukkan dalam saham regular,” lanjut Irfan.
Pimpinan Cabang OSO Securitas Jogja-Solo-Semarang Andini Wari mengaku mendukung penuh acara ini. Dia yakin seusai acara ini digelar akan lebih banyak investor yang berani berinvestasi di pasar modal, khususnya bagi mereka yang memiliki dana namun takut soal sesuai tidaknya dengan syariah Islam.
“Iklim investasi di Indonesia pada dasarnya sudah meningkat, namun yang fokus dengan syariah memang belum banyak. Saat ini sudah ada beberapa sekuritas yang bahkan menawarkan investasinya berbasis syariah,” jelas Andini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Video kendaraan roda tiga KDMP tercebur ke sawah di Desa Jetis, Klaten viral. Pemdes memastikan dua video yang beredar direkam pada waktu berbeda dan mengungkap
Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik untuk digital nomad 2026. Simak daftar 10 negara terbaik untuk bekerja jarak jauh, termasuk Thailand, Portugal, dan T
BPS DIY mencatat jumlah penduduk miskin turun 13.900 orang pada Maret 2026 menjadi 408.870 jiwa atau 9,70%. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
Timnas Voli Putri Indonesia bersiap di seri kedua SEA V Cup 2026 Thailand. Target perbaiki peringkat usai finis ketiga di Hanoi. Simak jadwalnya.
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.