HTI Ajak Mubalighah Diskusi tentang Dampak MEA

Nina Atmasari
Nina Atmasari Sabtu, 15 November 2014 03:15 WIB
HTI Ajak Mubalighah Diskusi tentang Dampak MEA

Harianjogja.com, JOGJA- Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengajak mubalighah dan ketua/penggerak majelis taklim untuk berdiskusi tentang dampak sistem pasar bebas dengan sebutan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diterapkan di Indonesia pada 2015.

Ketua DPD I Muslimah HTI DPD DIY, Aeni Qoriah mengungkapkan MEA akan menciptakan pasar bebas sehingga arus barang, jasa dan investasi akan membanjiri Indonesia, termasuk tenaga kerja. Indonesia sendiri saat ini kaya akan tenaga kerja rendah.

"Investasi akan memunculkan banyak perusahaan asing. Mereka akan membawa dan mendatangkan tenaga kerja profesional dari negaranya, sedangkan warga kita hanya akan mengisi tenaga kerja rendahan," katanya, saat berkunjung ke Griya Harian Jogja, Jumat (14/11/2014).

Kemunculan berbagai industri akan berdampak pada budaya konsumerisme sedangkan daya beli masyarakat Indonesia rendah. Konsekuensi logis selanjutnya adalah kaum perempuan ikut bekerja sehingga meninggalkan tanggung jawab sebagai pengurus rumah tangga.

Adanya berbagai dampak negatif ini, ingin dijelaskan pada para mubalighah. "Mereka punya tempat pengajian yang membina umat, sehingga diharapkan bisa memberi pengertian pada para umat," tambah Aeni.

Lebih lanjut, pihaknya ingin memberikan pemahaman tentang bagaimana konsepsi Islam dalam ekonomi, misalnya tentang sistem perdagangan islam.

Kegiatan ini akan dikemas dalam talkshow dengan tema Pasar Bebas Menghancurkan Keluarga dan Generasi, Selamatkan dengan Khilafah, yang akan digelar Minggu (23/11) di Pondok Pesantren Al-Jabbar, Wonocatur Banguntapan Bantul. (Nina Atmasari)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online