Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Ilustrasi obat-obatan (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, SLEMAN—Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ternyata tak diikuti kenaikan harga obat-obatan. Pasalnya, sebagian besar bahan obat-obatan di Indonesia masih impor.
Direktur Marketing Pharma PT Kalbe Farma Tbk Joni Fauzi mengatakan, harga obat-obatan produk Kalbe Farma masih belum beranjak naik meskipun harga BBM saat ini naik 30%.
"Kenaikan harga BBM memang memberikan multiplier effects. Namun untuk harga obat sampai saat ini belum naik,” ujarnya di sela-sela kegiatan workshop program edukasi Kalbe Academia tentang Penatalaksanaan Terkini Pengakit Degeneratif, di Hotel Royal Ambarukmo, Sleman, Sabtu (22/11/2014).
Sebanyak 95% bahan baku obat, imbuh Joni sampai saat ini masih diimpor. Kenaikan harga obat bisa terjadi jika nilai nilai tukar rupiah kalah dengan dolar Amerika Serikat. Artinya, kenaikan harga obat lebih dipengaruhi oleh nilai mata uang asing terhadap rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Investasi enam perusahaan tekstil hingga Agustus 2026 diproyeksikan membuka 9.000–9.800 lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional.
BBWSSO menormalisasi Sungai Serang di Kulonprogo sepanjang Agustus 2026 untuk mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga pasokan air irigasi.