Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Bandara Adisutjipto Jogja padat aktivitas penerbangan dan warga sekitar diminta maklum
Harianjogja.com, SLEMAN-Jumlah penumpang yang tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan pada musim libur Natal 2014 dan tahun baru 2015. Akibatnya, kondisi terminal kedatangan maupun keberangkatan sering kali menjadi begitu padat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Djoko Murjatmodjo, meminta masyarakat memaklumi kepadatan tersebut.
“Kapasitas bandaranya memang sudah tidak muat. Mohon maaf harus berdesakan pada waktu sibuk di pagi dan sore hari,” kata Djoko saat peninjauan di Bandara Adisucipto Jogja, Jumat (26/12/2014) pagi.
Menurut Djoko, peningkatan jumlah penumpang pesawat yang datang ke Jogja sangatlah wajar. Sebab, musim libur kali ini juga bersamaan dengan libur sekolah. Jogja dianggap sebagai destinasi wisata yang tepat untuk liburan bersama keluarga.
Djoko lalu mengungkapkan, saat ini sedang disiapkan terminal penumpang baru di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Terminal tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 3.000 orang per hari.
“Sekarang sedang dibangun terminal baru untuk menampung tambahan penumpang pada beberapa tahun mendatang, sebelum secara keseluruhan kita pindah ke Kulonprogo,” ucapnya.
Nantinya, sebagian penerbangan akan dipindah ke terminal baru itu. “Kita tunggu sampai April atau semester satu [tahun 2015],” kata Djoko kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.