Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Sepanjang tahun 2014, Bank Indonesia menemukan uang palsu senilai Rp142 juta yang beredar di wilayah DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Temuan uang palsu yang beredar di Daerah Istimewa Yogyakarta selama 2014 mencapai 1.677 lembar atau setara dengan Rp142,5 juta.
Arief Budi Santoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, mengatakan jika dibandingkan dengan jumlah uang palsu yang beredar pada tahun lalu, uang palsu yang beredar pada tahun ini menyusut drastis.
Pada tahun lalu, ujarnya, jumlah uang palsu yang beredar di DIY mencapai 7.662 lembar atau setara dengan lebih dari Rp3,8 miliar.
"Temuan uang palsu tahun ini menurun dari temuan 2013. Bisa juga karena pemahaman masyarakat akan ciri keaslian uang meningkat," ujar Arief, baru-baru ini.
Dia menyebutkan jenis uang pecahan Rp100.000 palsu merupakan yang paling banyak ditemukan. Dia mengemukakan sebanyak 1.207 atau 71,97% dari total 1.677 uang palsu yang ditemukan merupakan pecahan Rp100.000.
"Kemudian sebanyak 416 lembar pecahan Rp50.000, 48 lembar pecahan Rp20.000, tiga lembar pecahan Rp10.000, dan tiga lembar Rp5.000," ujarnya.
Dari tahun ke tahun, uang palsu pecahan lembaran Rp50.000-Rp100.000 merupakan yang paling banyak ditemukan. Pada 2013, sebanyak 7.604 lembar atau 99,2% dari total 7.662 lembar uang palsu yang ditemukan merupakan pecahan Rp50.000 dan Rp100.000.
Menurut dia, temuan uang palsu di wilayah DIY cukup rendah jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Menurut dia, uang palsu yang beredar di DIY justru banyak berasal dari daerah di luar DIY.
"Di DIY temuan sangat minim. Kami banyak menerima uang-uang palsu yang berasal dari Wonosobo, Temanggung, dan sebagainya, wilayah-wilayah di sekitar DIY," katanya.
Untuk mengantisipasi peluang pertambahan jumlah uang palsu yang beredar, Arief mengatakan akan lebih sering melakukan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Menko Pangan Zulhas memastikan bantuan pangan beras berlanjut hingga Desember 2026 dengan tambahan alokasi 1 juta ton untuk tiga bulan.
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.