Jelang MEA, Produk Asing Harus Diawasi Ketat

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 05 Januari 2015 00:15 WIB
Jelang MEA, Produk Asing Harus Diawasi Ketat

Jelang MEA yang akan diterapkan pada akhir 2015, pengawasan peredaran produk asing di pasaran dalam negeri perlu diperketat

Harianjogja.com, JOGJA- Pengawasan peredaran produk asing di pasaran dalam negeri perlu diperketat menjelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015 guna memastikan kualitas produksinya.

Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta John Widijantoro.

"Memasuki MEA, barang dan jasa dari luar negeri keluar masuk secara bebas. Kalau kontrol lemah maka konsumen yang akan dirugikan," katanya, Minggu (4/1/2015).

Meskipun timbal balik dalam momentum MEA mendatang Indonesia memiliki kesempatan untuk memasarkan berbagai produk di pasar ASEAN dengan lebih leluasa, katanya, aspek perlindungan konsumen di dalam negeri sendiri tetap perlu diawasi secara ketat.

Widijantoro mengatakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen juga perlu diterapkan secara lebih menyeluruh oleh aparat penegak hukum mulai dari aparat kepolisian hingga kejaksaan.

Menurut dia, dalam menyambut MEA pada akhir 2015, UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 tahun 1999 telah memiliki substansi yang komprehensif mengenai batasan atau pengaturan bagi pihak produsen atau pengusaha.

"Pemahaman UU itu perlu ditekankan termasuk ke level pengadilan. Beberapa kasus yang menyangkut perlindungan konsumen banyak yang tidak selesai. Hal itu juga menunjukkan bahwa hakim perlu mendapatkan pemahaman yang matang mengenai UU Perlindungan Konsumen itu," kata dia.

Dalam implementasi penegakan hukum di lapangan, ia menilai masih belum maksimal direalisasikan. Banyak kasus yang melanggar UU tersebut pada akhirnya tidak berlanjut ke ranah hukum selanjutnya.

"Peredaran barang dan jasa yang tidak aman dan sehat secara faktual masih banyak kita jumpai. Artinya, belum ada efek jera yang dihasilakn dari UU Perlindungan Konsumen itu," katanya.

Kendati demikian, kata dia, di sisi lain pihak konsumen juga perlu melakukan upaya pencerdasan secara mandiri dalam mengonsumsi produk yang aman, sehat, dan bermutu, baik terhadap produk luar negeri maupun dalam negeri.

"Perlu ada upaya mandiri untuk menjadi konsumen yang kritis," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis