15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Perbankan Jogja utamanya untuk syariah diprediksi bertumbuh hingga 16%.
Harianjogja.com, JOGJA—Assosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) optimistis pertumbuhan perbankan syariah di wilayah ini mengalami pertumbuhan signifikan pada 2015. Perkiraan pertumbuhan ada di kisaran angka 16%.
Ketua Assosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Wilayah DIY, Wahsi Prasodjo di sela-sela Rapat Koordinasi Perbankan Syariah DIY, Selasa (24/3) mengatakan, optimisme itu dilihat dari pergerakan ekonomi dalam dua bulan terakhir. Menurut dia, pertumbuhan perbankan syariah di DIY akan lebih baik dari 2014 lalu yang hanya sekitar 12%. Padahal di tahun-tahun sebelumnya rata-rata pertumbuhan perbankan syariah di DIY mencapai 20% per tahun.
"Sepanjang 2014 lalu kan tahun politik. Itu yang menyebabkan pertumbuhan kami melambat. Itu menyentuh hampir semua sektor. Namun untuk tahun ini kami optimistis tumbuh signifikan. Minimal bisa tumbuh diangka 16 persen," ujar dia.
Pertumbuhan bank syariah tersebut, sambung Wahsi, mulai terasa sejak Januari 2015 lalu. Di BNI Syariah sendiri, kata Wahsi yang juga Branch Manajer BNI Syariah DIY, tren pertumbuhannya berlangsung hingga Februari kemarin. Padahal pada Januari 2014 pertumbuhan BNI Syariah cukup minus.
"Ini tidak hanya dialami BNI Syariah. Bank-bank syariah lainnya, juga tumbuh positif meskipun peningkatannya bervariasi," katanya.
Berdasarkan data Asbisindo DIY, kata dia, total aset perbankan syariah di DIY hingga Desember 2014 mencapai Rp4,2 triliun. Sementara, jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebanyak Rp3,4 triliun. Adapun jumlah pembiyaan yang disalurkan sebesar Rp2,8 triliun, dengan financing deposit ratio (FDR) alias rasio antara jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank sebesar 83%.
Jumlah bank syariah di DIY sendiri sebanyak 23 bank terdiri atas 12 bank umus syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) serta 11 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).
Ketua II Asbisindo DIY, Noor Aslan yang juga Direktur BPRS Mitra Amal Mulia menambahkan, salah satu penyebab optimisnya pihak perbankan syariah DIY untuk tumbuh signifikan adalah pertumbuhan ekonomi secara umum di Indonesia termasuk DIY yang juga meningkat tahun ini.
"Selain itu sosialisasi terkait perbankan syariah juga semakin gencar, begitu juga diperguruan tinggi jurusan
ekonomi syariah semakin banyak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.