RS PKU Muhammadiyah Jogja Gelar Simulasi Kebakaran, Ini Tujuannya
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Harga kebutuhan pokok untuk daging ayam mengalami kenaikan.
Harianjogja.com, JOGJA- Harga daging ayam broiler kembali naik dalam sepekan terakhir. Saat ini, harga daging ayam dijual rata-rata Rp30.000 per kg. Penyebabnya, selain ada kenaikan harga pakan hal itu terjadi karena permintaan meningkat.
Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) Hari Wibowo, kenaikan harga daging ayam saat ini tidak terlepas dari kenaikan harga pakan. Hal itu terjadi karena nilai mata uang Rupiah masih belum kuat terhadap mata uang Dollar. Padahal, sebagian pakan ayam saat ini masih diimpor.
"Kenaikan harga daging ayam saat ini dampak dari kenaikan harga pakan. Rata-rata naik Rp200 rupiah," ujarnya kepada Harianjogja.com, Minggu (24/5/2015).
Menurut Hari, kenaikan harga pakan ayam sebesar Rp200 per kg tersebut, berdampak pada kenaikan break event point (biaya) pemeliharaan ayam karkas sebesar Rp600 per kg. ?Meski begitu, lanjutnya, penyebab naiknya harga daging ayam lebih disebabkan permintaan pasar yang tinggi.
"Ada peningkatan 10 persen sepekan ini dibandingkan permintaan sebelumnya. Ini karena mendekati puasa. Jadi (kenaikan harga daging ayam) lebih dominan akibat permintaan (yang tinggi)," tegasnya.
Tetap Merugi
Hari mengkalkulasi biaya produksi daging ayam dari kandang hingga ke tangan konsumen. Menurutnya, harga ayam hidup di kandang saat ini Rp17.500 per ekor. Kemudian masuk ke broker ayam Rp26.000 per kg dengan rumus baku harga ayam hidup dikali 1,5 kg. (Rp17.500 X 1,5 kg).
“Kalau ditambah ongkos potong Rp2.000 per kg, maka harga ayam di tingkat pengecer dijual Rp29.000 per kg dan ke tangan konsumen sebesar Rp30.000 per kg,” terangnya.
Meski harga daging ayam naik, namun para peternak tidak menikmati keuntungan besar. Bahkan, kata Hari, peternak justru mengalami kerugian. Pasalnya, biaya produksi ayam Karkas seharusnya sebesar Rp28.000. Faktanya, para peternak menekan harga produksinya sebesar Rp24.000. Hal itu dilakukan agar produksi terus berjalan.
"Jadi kenaikan itu justru tidak menguntungkan peternak. Yang nggak rasional itu harga dipasarnya," kata Hari.
Kenaikan pakan ayam tersebut, katanya, tidak hanya terjadi untuk ayam karkas. Harga telur juga terkena imbas. Saat ini, harga telur ayam buras kembali menembus angka Rp20.000 per kg dalam sepekan terakhir. Hal yang sama juga terjadi pada Jadi harga saat ini masih terbilang wajar. Menurut Hari, harga telur ayam buras di kandang saat ini dijual Rp18.000 per kg atau mengalami kenaikan dari rata-rata Rp17.000 per kg. "Kami hanya berharap, daya serap baik telur maupun daging ayam broiler terus meningkat,” ucapnya.
Terpisah, Ketua III Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY Arief Budi Santoso mengakui jika kenaikan harga daging dan telur ayam tidak terlepas dari kenaikan harga pakan. Apalagi, harga pakan masih import.
“Dalam kondisi saat ini, kalau bahan baku import mengalami kenaikan akibat harga dolar naik kemudian produksinya hanya dijual di dalam negeri, maka harga jual ke tingkat konsumen juga mengalami kenaikan,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja, termasuk waktu di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.