Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Gigih M. Hanafi/Harian JOgja Barang bukti uang palsu beserta empat dari lima tersangka kasus penipuan berhasil ditangkap polisi di Polresta Jogja, Jumat (26/7). Kasus penipuan yang dibongkar Polisi tersebut dilakukan dengan modus pencairan dana segar hingga milyaran rupiah dengan barang bukti uang mainan sebanyak 1 milyar ruiah serta lima tersangka buronan seorsng pencetak uang.
Uang palsu diduga beredar dalam penukaran uang pecahan.
Harianjogja.com, JOGJA- Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah DIY mengingatkan agar masyarakat mewaspadai peredaran uang palsu dalam proses transaksi apapun. Untuk menghindari uang palsu dalam penukaran uang selama mendekati lebaran, masyarakat dihimbau untuk menukarkan uangnya di tempat resmi.
Asisten Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY, Hilman Tisnawan mengatakan, meski belum menemukan indikasi peningkatan peredaran uang palsu selama puasa ini, pihaknya berharap masyarakat lebih cermat mengenali keaslian uang.
"Jumlah temuan uang palsu di lapangan bervariatif dan fluktuatif.? Jumlah yang kami temukan Setiap bulan tidak sama, naik turun," ujar Hilman, Sabtu (27/6/2015).
Namun, lanjutnya, rata-rata jumlah uang yang tercatat BI mencapai 200-300 lembar per bulan. Uang palsu yang ditemukan didominasi oleh pecahan 100.000 dan 50.000.
"Data kami menunjukkan peredarannya masih biasa di bulan puasa ini. Karena sifatnya memang fluktuatif. Untuk itu, kami berharap masyarakat berhati-hati terhadap peredaran uang palsu ini," kata Hilman.
?
Total uang palsu yang beredar di DIY selama periode Januari-Juni 2015, sambung Hilman, mencapai 1439 lembar. Sekitar 70% berupa pecahan 100 ribu. Karena bukan termasuk alat pembayaran yang sah, Hilman enggan menyebut nilai total nominal uang palsu yang dilaporkan tersebut.
"Kami menemukan yang palsu ini paling banyak di daerah perbatasan. Semisal daerah Wonosari, Gunungkidul. Ini berdasarkan lokasi bank-bank yang melaporkan temuan uang palsu tersebut yang memang berada di perbatasan antara DIY dan provisi lain," terang Hilman.
Dia menambahkan, umumnya uang palsu itu ditemukan dari kalangan pedagang kecil berupa uang pecahan. Pihaknya akan terus mengimbau masyarakat untuk waspada dan lebih teliti terhadap keaslian uang yang diterima.
"Untuk memastikan yang tersebut palsu atau tidak, cara paling sederhana tentu dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Kami juga terus menggelar sosialisasi setiap kali mengadakan operasi pasar," tukas Hilma?n.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah kabar yang beredar di media sosial.
Pemerintah tambah 1.500 personel TNI, enam helikopter, OMC, pompa dan bor air untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.
Pemkab Bantul membahas penataan kawasan Panggung Krapyak, termasuk rencana pengaturan tinggi dan bentuk bangunan di sekitar Sumbu Filosofis.
Hadeging Pakualaman 2026 diperingati dua kali karena kalender Masehi dan Jawa. Ada lomba seni, budaya, aksara Jawa, hingga tradisi.