Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Premium Consultant Brand Shop LG Khalid Karib menunjukkan produk televisi LG ukuran raksasa. (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Penjualan elektronik untuk televisi didominasi mahasiswa.
Harianjogja.com, JOGJA- Di tengah kelesuan ekonomi saat ini, mahasiswa dinilai cukup berjasa mendongkrak penjualan barang-barang elektronik. Salah satunya, produk televisi.
Meski kenaikan penjualannya tidak terlalu signifikan, kontribusi mahasiswa baru terhadap penjualan elektronik di Jogja cukup membantu di tengah rendahnya daya beli masyarakat.
“Penjualan elektronik secara umum mengalami penurunan antara 20 hingga 30 persen. Namun, mahasiswa memberi kontribusi penjualan produk televisi meskipun tidak terlalu signifikan,” ujar Direktur Utama A Takrib Rohzy Guntoro kepada Harianjogja.com di kantornya, Jumat (4/9/2015)
Guntoro menyebut, kontribusi mahasiswa baru mampu meningkatan penjualan TV hingga 10%. TV-TV LED berukuran 21 inchi hingga 30 inchi yang menjadi favorite pembelian mereka. Meski begitu, dia menyebut kenaikan penjualan TV tahun ini masih sedikit dibandingkan dengan penjualan tahun lalu.
“Saat ini, harga elektronik naik antara tiga hingga 10%. Ini disebabkan oleh kenaikan mata uang Dolar. Akibatnya, penjualan harga elektronik saat ini mengalami penurunan cukup signifikan,” tandasnya.
Kondisi yang sama juga dialami Brand Shop LG yang berlokasi di Jalan AM. Sangaji Jogja. Toko yang yang menjual produk elektronik LG ini mengakui, penjualan elektronik secara umum terimbas kenaikan nilai mata uang Dolar terhadap rupiah.
Premium Consultant Brand Shop LG Khalid Karib mengatakan, akibat kurs mata uang tersebut sejumlah peralatan elektronik rumah tangga mengalami kenaikan bervariatif. Antara Rp500 hingga Rp1 juta. “Tidak semua harga elektronik naik. Yang naik hanya komponen yang masih didatangkan dari luar Korea. Untuk TV hanya sebagian, karena kami merakit di Indonesia,” jelas Khalid.
Beruntung, kata dia, mahasiswa baru yang datang ke Jogja mampu memberi angin segar penjualan elektronik terutama televisi. Meskipun penjualannya untuk tipe inchi yang kecil, namun hal itu cukup membantu penjualan elektronik saat ini. Sebab, pembelian televisi dengan konsumen mahasiswa mampu menaikkan penjualan antara 20%.
“Kalau sebelumnya hanya terjual 30 unit, saat ini terjual 45 unit per bulan. Rata-rata mereka membeli TV antara 20-30 inchi. Rata-rata harganya antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta,” kata Khalid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Aplikasi iPhone tidak muncul di Home Screen atau Search? Simak cara menemukan aplikasi tersembunyi di iOS 18 melalui Settings dan App Library.
Timnas Voli Putra Indonesia kembali mengalahkan Kamboja 3-0 dalam uji coba jelang Asian Games 2026
Lagu Astaga Bercanda dari Mingse x Akbar Chalay digunakan Thomas Muller, Mel B, Seunghan, hingga Ellie Goulding di TikTok.