Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi dana pinjaman (JIBI/Solopos/Dok.)
Kredit usaha rakyat (KUR) mulai disalurkan melalui BPD, namun belum bisa melalui BPR
Harianjogja.com, JOGJA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia (RI) telah menambah tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, akses serupa belum terbuka untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Berbekal kemampuannya mengelola segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), BPR terus menawarkan diri untuk ikut dilibatkan dalam penyaluran kredit berbuga 9% ini.
Ketua Persatuan BPR Indonesia (Perbarido) DIY Ascar Setiono mengatakan, selain semakin maraknya penghimpunan dana murah, turunnya suku bunga KUR dari 12% menjadi 9% menjadi tantangan tersendiri bagi kalangan BPR dalam dunia keuangan.
“Apakah kita bisa menyalurkan dana yang selama ini dihimpun dari masyarakat. Dana masyarakat saja untuk yang dijamin LPS [Lembaga Penjamin Simpanan] 10%. Kalau itu bersumber DPK [Dana Pihak Ketiga] tentu belum bisa menyamakan [dengan KUR],” kata Ascar sata ditemui di komplek Kepatihan, baru-baru ini.
Oleh karena itu pihaknya berharap agar tiga bank umum BRI, BNI, Bank Mandiri serta beberapa BPD yang telah ditunjuk, dapat menggandeng BPR dalam membantu penyaluran KUR. Salah satu caranya dilakukan melalui linkage.
Namun, kata Ascar, ia juga berharap KUR dapat dijalankan langsung oleh BPR. Kementerian, dalam hal ini Koperasi dan UKM, dapat memandatkan langsung kepada BPR untuk menyalurkan kredit. “Perbarindo Pusat sudah berkoordinasi juga supaya KUR bisa dinikmati langsung oleh BPR,” jelasnya.
Ia sendiri optimistis BPR mampu mengemban penyaluran KUR karena selama ini segmentasi pasar KUR yakni UMKM merupakan segmen pasar BPR. Pengalaman dalam memberi pelayanan kredit kepada kalangan usaha kecil sudah menjadi basic kerja BPR.
Perbarindo akan mengikuti ketentuan dari OJK terkait BPR mana saja yang layak menyalurkan KUR. “Paling utama NPL [Non Performing Loan]-nya di bawah lima [5%],” ungkapnya.
Menanggapi permintaan linkage, Kepala Wilayah BRI DIY-Jateng Widodo Januarso belum berencana melakukan linkage dengan BPR. Penyaluran KUR sebesar Rp7 triliun akan diupayakan disalurkan sendiri oleh BRI. “Oh belum [belum melakukan linkage],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Mendag Budi Santoso memastikan kewajiban DMO CPO tetap berlaku meski ekspor komoditas strategis nantinya dilakukan melalui PT DSI.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.