Anak Muda Masih Belum Tertarik Beli Emas

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Rabu, 27 Desember 2017 19:20 WIB
Anak Muda Masih Belum Tertarik Beli Emas

Pembeli emas perhiasan sedang memilih perhiasan di salah satu toko perhiasan di Jalan Laksda Adisutjipto, Selasa (26/12/2017). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S)

Jelang akhir tahun penjualan emas perhiasan biasanya menunjukkan peningkatan

Harianjogja.com, JOGJA-Daya beli masyarakat terhadap emas perhiasan menjelang akhir tahun mengalami peningkatan sekitar 10%. Namun, produk investasi jangka panjang ini masih belum mampu menarik minat kalangan milenial.

"Setiap jelang akhir tahun, biasanya masyarakat mendapat tambahan pemasukan seperti cairnya bonus akhir tahun. Dana tersebut banyak yang dimanfaatkan untuk membeli emas," ujar Pemilik toko emas Kuda Mas Ratna Setianingsih saat ditemui Harian Jogja, Selasa (26/12/2017).

Ratna mengatakan, jelang akhir tahun penjualan emas perhiasan biasanya menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.Emas perhiasan dinilai masih cukup potensial untuk ditabung sebagai simpanan investasi.

Saat ini produk emas perhiasan semakin banyak diproduksi dengan berbagai varian model dan warna, tetapi warna-warna konvensional masih menjadi primadona. Pasalnya, peminat emas perhiasan masih didominasi konsumen kalangan usia di atas 40 tahun.

"Mereka juga umumnya masih menyukai emas [perhiasan] dengan desain simpel. Peminatnya masih orang-orang tua, kalau anak muda masih belum tertarik," imbuh Ratna.

Harga emas perhiasan dengan kadar 75% dipatok dengan harga Rp460.000 per gram. Sementara, untuk logam mulia atau emas batangan 100 gram dipatok Rp570.000 per gramnya. Ratna mengungkapkan, kondisi politik global yang tengah memanas memperkuat harga emas, sehingga saat ini harga emas cenderung tinggi.

"Memang sebagai produk investasi, emas itu relatif lama jangka waktunya. Akan tetapi, produk ini jauh lebih stabil nilainya dan nilainya jauh lebih menguntungkan," imbuh Ratna.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online