SBBI-JBBI 2018: Tak Sekadar Data, Sajikan Strategi Kelola Bisnis
Solo Best Brand Index-Jogja Best Brand Index 2018
Harianjogja.com, SOLO—Solo Best Brand Index-Jogja Best Brand Index (SBBI-JBBI) 2018 kembali hadir memberikan penghargaan kepada merek-merek terbaik di Solo dan Jogja. Riset tahunan oleh PT Aksara Solopos (grup Harian Jogja) bakal menyajikan data-data terbaru tentang penilaian konsumen di dua kota tersebut mengenai sebuah merek.
Penghargaan akan diberikan kepada merek-merek terbaik di Alana Hotel & Convention Solo, Kamis (3/5). Penghargaan SBBI bakal diberikan kepada 74 kategori merek yang ada di Solo, sedangkan penghargaan JBBI diberikan kepada 19 kategori merek di Jogja. Direktur PT Aksara Solopos dan Aksara Dinamika Jogja Bambang Natur Rahadi mengatakan SBBI-JBBI akan menjadi referensi bagi produsen atau pengelola merek karena menampilkan data-data analisis pasar terbaru tahun ini.
Hasil survei tersebut akan tetap penting menjadi pegangan pengelola merek meskipun saat ini marak survei atau riset berdasarkan penggunaan media sosial (medsos).
“Dari hasil wawancara tim riset dengan para responden, ada sesuatu yang menarik, bahwa hasil rekapan opini konsumen ternyata riset berdasarkan penggunaan media sosial tidak cukup untuk melengkapi survei. Artinya, survei dengan model tatap muka seperti ini masih sangat dibutuhkan produsen dan pengelola merek untuk mengambil keputusan,” kata Bambang, saat berbincang dengan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (5/2).
Dengan data survei SBBI-JBBI itu pula, pengelola merek punya masukan tambahan tentang apa penilaian konsumen terhadap produk mereka pada waktu yang terakhir.
“Harapan kami, survei ini bisa mereka manfaatkan untuk mengambil kebijakan yang lebih tepat untuk diterapkan di pasar.”
Terlebih, lanjut Bambang, esensi dari penyelenggaraan SBBI-JBBI secara periodik adalah untuk mengukur persepsi konsumen terhadap barang dan jasa yang mereka tawarkan kepada konsumen. “Karena selama ini di Solo dan Jogja tidak ada data riset yang dibuat seperti yang kami lakukan, dan itu penting.”
SBBI-JBBI 2018 akan mengangkat tema Mengelola Merek di Era Digital. Bambang mengatakan tema ini dihadirkan dalam ajang SBBI-JBBI tahun ini karena ekonomi digital menjadi topik pembahasan hampir di semua sektor bisnis. Penyelenggara SBBI-JBBI berharap dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yakni motivator nasional Andrie Wongso, semua pihak yang berkepentingan bisa tahu apakah dengan perubahan pasar semacam ini, mereka perlu cara-cara baru atau cara-cara khusus dalam mengelola merek agar merek-merek tersebut tetap bertahan di pasar.
Bambang berharap para pengelola merek bisa belajar banyak dari apa yang akan disampaikan Andrie Wongso agar mereka punya pandangan baru, kira-kira langkah apa yang akan diambil di era saat ini, ditambah dengan hasil riset dari SBBI dan JBBI.
Perkembangan Digital
Ketua Divisi Survei SBBI-JBBI 2018,Sholahudin menjelaskan ada yang baru dalam survei tahunan kali ini yakni munculnya kategori baru yang dilatarbelakangi berkembangnya era digital. Di Solo, toko-toko online mulai bermain di panggung survei. Sementara di Jogja, transportasi online juga muncul sebagai kategori baru. Inilah salah satu alasan SBBI-JBBI 2018 mengangkat tema Mengelola Merek di Era Digital. Isu disrupsi akan menjadi perbincangan hangat para pengelola merek.
Disrupsi merupakan perubahan cara akibat perkembangan teknologi dan hadirnya era digital. Dengan demikian, para pengelola merek dituntut berinovasi agar produk mereka tetap eksis di tengah perubahan. “Apakah ada perubahan dalam mengelola merek? Karena jika merek itu tidak dikelola dengan baik mengikuti pola perubahan konsumen yang sekarang cenderung mengarah ke sistem digital, merek itu dikhawatirkan bisa hilang,” kata Sholahudin.
Hadirnya kategori toko online dan transportasi online menunjukkan teknologi telah mengubah pola konsumen dalam mendapatkan barang yang dibutuhkan.
Ketua Panitia SBBI-JBBI 2018, Tri Wahyudi, menambahkan penghargaan SBBI-JBBI akan dihadiri Presiden Direktur Harian Solopos dan Harian Jogja Lulu Terianto. Penyelenggara sudah mempersiapkan acara penghargaan dengan semenarik mungkin. Selain itu, juga akan review proses perjalanan pra survei hingga tim survei mendapatkan pemenang. “Kami juga akan menyajikan testimoni dari beberapa pengelola merek yang beberapa tahun terakhir selalu unggul di kategori masing-masing,” kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Share