Separuh Pelanggan XL Hobi Ganti Ponsel Baru, Kamu Termasuk?

Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti Kamis, 03 Mei 2018 22:30 WIB
Separuh Pelanggan XL Hobi Ganti Ponsel Baru, Kamu Termasuk?

Ilustrasi smartphone/Ist

Harianjogja.com, JAKARTA—Separuh pelanggan XL rajin berganti ponsel pintar baru tiap dua tahun sekali. Bahkan seperempat di antaranya bahkan berganti ponsel baru lebih dari empat kali dalam dua tahun. 

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan perilaku berganti ponsel ini menjadi kabar baik bagi para produsen ponsel. Pasalnya, pengguna ponsel di Tanah Air cukup adaptif dengan ponsel-ponsel baru yang masuk ke pasar. 

"Good news bagi handset manufacture, lebih dari 50% ganti hp dalam dua tahun terakhir, 25% dari 50% itu, dalam dua tahun itu lebih dari empat kali [ganti]," ujarnya dalam acara diskusi Selular Conference 2018 di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis (3/5/2018). 

Menurutnya, pergantian ponsel itu terjadi memang mengikuti penambahan cakupan jaringan 4G. Kendati jaringan 4G terus bertambah bahkan bersiap ke teknologi terbaru, jaringan 2G tak bisa begitu saja dihapuskan. 

Pasalnya, pelanggan yang masih menggunakan jaringan 2G harus mengubah perantinya agar bisa menggunakan jaringan dengan teknologi yang lebih canggih. "Apa bisa mematikan salah satu teknologi. Tidak bisa. Kami harus memperhatikan pelanggan menggunakan handset seperti apa," katanya. 

Terkait jumlah pelanggan di kuartal I/2018, pihaknya belum bisa menyebut berapa jumlah pastinya karena harus menanti publikasi secara resmi pada pertengahan bulan ini. Sebagai gambaran, pada akhir 2017, jumlah total pelanggan XL sebanyak 53,5 juta. Sebelumnya, pada akhir April, nomor XL yang tercatat melakukan registrasi ulang prabayar sebanyak 47 juta dan telah diblokir sebanyak 16 juta nomor.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online