3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, saat memantau harga di agen gas di Tawarsari, Wonosari, Senin (4/6/2018)./ Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA – Meskipun terdapat momen Lebaran, inflasi DIY pada Juni 2018 masih terkendali di level 0,46% month-to-month.
Tingkat inflasi tersebut terendah dalam rata-rata historis Idulfitri selama 3 tahun terakhir sebesar 0,73% month-to-month/mtm, serta lebih rendah dibandingkan pencapaian nasional sebesar 0,59% mtm. Laju inflasi bulan kalender DIY sebesar 1,29% year-to-date dengan laju inflasi tahunan mencapai 2,69% year-on-year.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Budi Hanoto mengatakan terkendalinya inflasi pada periode laporan dipengaruhi oleh terjaganya inflasi inti, meskipun administered prices dan volatile food meningkat.
Terjaganya inflasi inti tercatat dalam inflasi sebesar 0,16% mtm. Hal ini terutama bersumber dari deflasi komoditas brokoli dan perlengkapan rumah tangga yaitu sabun cuci piring.
Sementara itu, kenaikan upah tukang bukan mandor memberikan tekanan terhadap inflasi inti pada periode laporan. Tradisi masyarakat untuk memperbaiki rumah menyambut Hari Raya Idulfitri mendorong tingginya kenaikan upah tukang bukan mandor.
Komponen administered prices tercatat meningkat menjadi 0,77% mtm, sedangkan bulan sebelumnya sebesar 0,64% mtm. Tekanan inflasi administered price pada Juni 2018 bersumber dari peningkatan tarif angkutan darat (angkutan antar kota dan tarif kereta api) serta tarif angkutan udara.
Kondisi ini dipengaruhi peningkatan permintaan di tengah siklus mudik pada saat Idulfitri. Namun demikian, menurunnya inflasi bahan bakar rumah tangga mampu menahan tekanan inflasi administered prices pada periode laporan.
Komponen volatile food mencatatkan inflasi sebesar 1,21% mtm, meningkat cukup tajam dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang deflasi 0,53% mtm.
Meningkatnya tekanan inflasi terutama disebabkan naiknya inflasi daging ayam ras sejalan dengan peningkatan konsumsi masyarakat. Meskipun demikian, penurunan tekanan inflasi telur ayam ras, bawang putih, cabai merah, dan bawang merah turut menahan tekanan inflasi yang lebih dalam. Melimpahnya pasokan yang didukung oleh kelancaran distribusi mendorong penurunan harga sejumlah komoditas tersebut.
"Ke depan, Bank Indonesia DIY dan Pemda DIY akan terus berkoordinasi meningkatkan sinergi dalam rangka menjaga stabilisasi harga di DIY untuk mencapai sasaran target inflasi 2018 sebesar 3,5%±1% yoy," kata Budi lewat siaran pers, Selasa (3/7/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat Desember 2026. Pengamat Hardjuno Wiwoho meminta pengawasan ketat agar aturan tak disalahgunakan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.