Lonjakan Penumpang KAI saat Long Weekend, Jogja Jadi Destinasi Favorit
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kegiatan syawalan manajemen Margaria Group bersama karyawan di Hotel Jayakarta, Kamis (12/7) malam./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Margaria Group terus melakukan ekspansi bisnis baik di DIY maupun luar daerah. Perusahaan ini pun siap bersaing dengan produk-produk dari kompetitor lainnya.
Direktur Marketing Margaria Group Annisa Rahma Herdyana mengatakan di tengah ketatnya persaingan pemasaran batik Margaria terus menggarap segmen batik untuk kalangan anak muda maupun premium. Hal itu dilakukan agar batik tidak hanya dipakai busana pada saat momentum tertentu, tetapi bisa digunakan kapan saja dan pada momentum apapun.
"Kami berkomitmen memproduksi dan memasarkan batik yang wearable atau dapat dikenakan kapanpun dan dimanapun. Produk kami didesain supaya batik tetap sesuai citranya yang elegan tetapi bisa nyaman dikenakan sehari-hari," ujar Annisa di sela-sela Syawalan Margaria Group, Kamis (12/7).
Dia menjelaskan tidak hanya busana batik, Margaria juga menawarkan busana muslim yang wearable yang juga bisa digunakan sewaktu-waktu. Konsumen bisa mendapatkan busana batik maupun busana muslim yang nyaman untuk keperluaan busana sehari-harinya. Kondisi tersebut membuat Margaria mampu bersaing dengan produk-produk batik dan busana muslim lainnya. "Kami buat busana yang tidak kaku. Misalnya baju koko yang slimfit dan pas di badan. Kami juga bidik semua segmen karena animo masyarakat terutama untuk produk inovatif dari Margaria Group sangat tinggi," katanya.
Tidak hanya produk, Margaria juga berekspansi memperluas dan menambah unit usahanya. Itu dilakukan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Meski penjualan di toko lebih banyak daripada penjualan secara online, namun pihaknya juga terus memperkuat pemasaran electronic commerce (e-commerce). "Intinya kami ingin mempermudah konsumen untuk berbelanja. Bisa langsung ke toko atau berbelanja secara online," katanya.
Direktur Bisnis Margaria Group Arif Nur Wibawanto mengakui Margaria Group tengah mengembangkan unit usahanya baik di DIY maupun diluar DIY. Selain ekspansi toko, pihaknya juga terus mengembangkan bisnis dan restrukturisasi perusahaaan. "Kami memang agresif untuk memperluas bisnis dan pasar pada tahun ini dan tahun depan. Selain membuka gerai baru di DIY dan di luar DIY, beberapa juga dilakukan renovasi toko agar sesuai dengan perkembangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Pakar UII Jogja mengembangkan AI wisata halal berbasis graf pengetahuan untuk menyatukan data wisata halal global yang lebih akurat dan cepat.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.