Hacker Rusia Diduga Retas Jaguar Land Rover, Kerugian Capai Rp44 T
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Ilustrasi asuransi./orixinsurance.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Dari seluruh produk asuransi, tidak semuanya dapat dipasarkan secara online. Sebab tak semua produk asuransi berbentuk sederhana atau mudah dipahami.
President Director BNI Life, Shadiq Akasya mengatakan tidak semua bisnis produk asuransi cocok dipasarkan lewat digital. Hanya bisnis produk bersifat generik yang cocok didistribusikan secara online. Produk generik lebih sederhana dan mudah dipahami, sehingga nasabah tidak memerlukan penjelasan mendalam. Produk generik yang dimaksud seperti asuransi jiwa dan kerugian.
Adapun bisnis produk polis khusus seperti unit link membutuhkan penjelasan detail, sehingga antara agen dan pembeli asuransi harus bertemu. "Kalau seperti itu [unit link] kita harus ketemu orangnya, ini loh manfaatnya, nanti ada negosiasi," kata Shadiq kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Jumat (21/9/2018).
Shadiq menuturkan distribusi asuransi jalur digital menjanjikan selain memberi kecepatan pelayanan, distribusi lewat digital juga menekan ongkos pemasaran. Saat ini, BNI Life fokus mempersiapkan sistem digital sebelum melakukan penetrasi. "Kalau digital kami wajib, mau tidak mau kita harus ikuti dan berubah," kata Shadiq.
Shadiq menambahkan bancassurance masih menjadi ujung tombak dalam distribusi asuransi BNI Life. Shadiq mencatat distribusi jalur ini mengalami peningkatan 15% yoy.
Bancassurance unggul karena lebih agressif dalam melakukan penetrasi. Sedangkan distribusi digital bersifat pasif, hanya menjaring mereka yang benar-benar butuh asuransi. "Kalau digitalisasi, itu paling dari sisi campaign saja, kita tidak bisa maksa orang buat beli [asuransi]," ujar Shadiq.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia pada 2017, jumlah peserta asuransi di Indonesia telah mencapai 16 juta jiwa. Angka inilah yang menjadi target dalam mengembangkan distribusi asuransi digital. Tahun ini BNI Life mencatatkan premi sebesar Rp6,5 triliun, BNI Life menargetkan pertumbuhan premi di angka Rp8 triliun pada tahun 2019.
Shadiq optimistis mampu mencapai angka tersebut, alasannya kondisi pasar dan perbaikan kualitas agent serta bancassurance yang terus dilakukan BNI Life.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga pengembangan potensi ekonomi di sekitar.
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC)
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.