Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Sharp Azan TV. (Istimewa)
Harianjogja.com, JAKARTA—PT SHARP Electronics Indonesia menghadirkan perangkat televisi terbaru, yakni Azan TV. Seperti namanya, TV ini memiliki fitur menarik yaitu Azan Reminder yang disesuaikan dengan kearifan lokal di Indonesia yang memiliki 85% penduduknya muslim. Ini juga sejalan dengan strategi market Sharp yang mendorong ekosistem muslim di Indonesia.
Tadashi Ohyama Chief Executive Officer PT SHARP Electronics Indonesia mengatakan, ini bukan pertama kalinya Sharp meluncurkan produk dengan fitur lokal. Sebelumnya pada Maret 2018 Sharp meluncurkan mesin cuci hijab dan lemari es halal pada Mei 2018.
"Hari ini saya ingin menekankan misi kedua saya yaitu meningkatkan produksi lokal yang memiliki kualitas baik dan fitur lokal yang dibutuhkan di Indonesia," kata dia dalam acara peluncuran Azan TV di Double Tree Hotel, Jakarta, dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Okezone, Kamis (11/10/2018).
Dia melanjutkan, "Hari ini saya mengumumkan produk lokal terbaru yakni Azan TV. Saya yakin produk ini akan diterima baik oleh masyarakat Indonesia. Kami akan terus meningkatkan produk yang baik untuk konsumen Indonesia".
Lebih lanjut, Product Strategy Assistant General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Ardy menjelaskan mengenai fitur-fitur fitur unggulan yang tertanam di perangkat Azan TV ini. Selain Azan Reminder yang mampu memberikan notifikasi dan suara Azan sesuai daerahnya masing-masing, terdapat fitur Easy smart yang digunakan untuk browser dan YouTube.
Kemudian, Screen Mirroring yakni koneksi device dari ponsel ke televisi, ada juga Bluetooth In/Out untuk memutar musik dari ponsel ke TV atau sebaliknya.
Untuk informasi, produk ini tersedia di Indonesia dalam 7 line up, dengan keterangan Full HD dengan ukuran layar 40 inci, 45 inci, dan 50 inci. Kemudian Ultra HD 40 inci, 50 inci, 60 inci, dan 70 inci.
Namun yang tersedia saat ini adalah perangkat Full HD dengan ukuran 45 inci dan 50 inci yang dibanderol dengan harga masing-masing Rp5,9 jutaan dan Rp7,8 jutaan, serta Full HD dengan ukuran 50 inci yang dihargai Rp8,9 jutaan. Perangkat lainnya akan tersedia di Desember 2018 dan Februari 2018.
Perangkat ini memiliki target penjualan sekira 180 ribu unit di 2018. Sharp mengklaim jika perangkat ini memiliki fitur Azan Reminder pertama di dunia dan menargetkan pasar di Indonesia dan Malaysia untuk saat ini. Meskipun tak menampik akan melakukan ekspansi ke negara-negara lainnya.
Selain itu, sebagai peraih pangsa pasar nomor 1 di Jepang, Sharp juga memantapkan dirinya di pasar Indonesia dengan menjual sekira 4 juta unit LCD TV sejak awal 2018 hingga Agustus 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Rp17 triliun untuk bansos beras bagi 33,2 juta keluarga miskin pada Oktober-Desember 2026.
Sebanyak 27 pendamping PKH diperiksa KPK di Kantor Dinsos Jateng. Kepala Dinsos Jateng menjelaskan pemeriksaan terkait kasus di Kemensos.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.